BUMN Hadir : BUMN ajak pelajar NTB bangkit

id bumn hadir

BUMN Hadir : BUMN ajak pelajar NTB bangkit

Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) Nusa Tenggara Barat foto bersama jajaran Pelindo III. (ANTARA News Kepri/Pradanna Putra)

Toto berharap, perjalanan ke Kepri dapat menambah semangat pelajar asal NTB dan memberikan manfaat bagi pengalaman hidupnya.
Batam (Antaranews Kepri) - Sejumlah perusahaan BUMN, seperti Pelindo 1, Pelindo 3, Persero Batam, dan LKBN Antara mengajak seluruh pelajar asal Nusa Tenggara Barat untuk bangkit, setelah daerahnya diguncang gempa sejak akhir Agustus hingga awal September 2018.

"NTB harus bangkit," kata Dirut SDM dan Umum Pelindo III Toto Heli Yanto dalam malam perpisahan peserta Siswa Mengenal Nusantara asal Nusa Tenggara Barat di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (15/9).

Kondisi gempa yang terus-menerus mengguncang Lombok dan Sumbawa pada bulan lalu sempat membuat program pengiriman pelajar NTB ke Kepri sempat tertunda.

Bahkan, seorang siswa yang sudah lolos seleksi mengundurkan diri karena menjadi korban musibah.

Dari 22 peserta SMN asal NTB, beberapa di antaranya berasal dari Lombok dan Sumbawa. Rumah mereka hancur dan keluarganya kini masih tinggal di pengungsian.

Meski begitu, mereka tetap semangat menjalani program pengenalan daerah dan budaya yang digawangi Kementerian BUMN itu.

Toto berharap, perjalanan ke Kepri dapat menambah semangat pelajar asal NTB dan memberikan manfaat bagi pengalaman hidupnya.

Di tempat yang sama, Direktur SDM dan Umum Pelindo 1, Hamid Wijaya, juga berharap, kegiatan itu dapat memberikan nilai tambah bagi kehidupan pesertanya.

Ia juga mengusulkan BUMN memberikan beasiswa kepada peserta SMN, terutama setelah mereka menamatkan SMA dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Apalagi, katanya, seluruh peserta SMN adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan dukungan dana untuk meneruskan pendidikan.

"Ketika diseleksi, mereka tidak dari yang kaya. Dan mereka berpotensi untuk dikembangkan. Mereka anak-anak terbaik, karenanya ketika kuliah, kewajiban kita membantunya," kata dia.

Kepala LKBN Antara Biro Kepri Evy Ratnawati Syamsir juga berharap, anak-anak NTB dapat bangkit dari musibah, dan berkarya bagi negeri.

Seorang peserta SMN asal Lombok Tengah, NTB, Uci, mengatakan senang bisa mengikuti kegiatan yang membawanya ke Tanjungpinang, Bintan, dan Batam di Kepri.

"Saya yang awalnya tidak tahu Provinsi Kepri sekarang jadi tahu, sampai sejarahnya," kata siswa SMAN 1 Praya yang ikut merasakan gempa Lombok itu.

Dalam kesempatan itu, diselenggarakan pula penyambutan siswa SMN asal Kepri yang baru pulang dari kunjungannya ke Yogyakarta.

LKBN Antara Biro Kepri memberikan apresiasi kepada dua siswa asal Kepri Muhammad Toufiq asal SMAN 8 Batam dan Ferry Ariyuda dari SMKN Karimun yang dinilai kreatif merancang blog video dalam kunjungannya ke Yogyakarta.

Evy memberikan apresiasi kepada anak-anak Kepri yang kreatif memanfaatkan media sosial untuk hal positif, bukan untuk menyebar hoaks. (Antara)
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar