Dinas Perikanan Natuna Bagikan 10 Ribu Benih Lele

id Lele

Pembagian bibit lele oleh Bupati Natuna kepada 5 kelompok nelayan di Ranai, Rabu (6/2). Antaranews Kepri/Cherman

Natuna ( Antaranews Kepri) - Bupati Natuna Hamid Rizal menyerahkan bantuan bibit ikan untuk 5 kelompok nelayan di UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Teluk Baruk, Bunguran Timur, Ranai, Natuna, Rabu (6/2).

Bantuan bibit yang bersumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan Natuna, melalui UPTD BBI yang diserahkan berjumlah 10 ribu benih, untuk 5 kelompok nelayan. 

Bupati Natuna, Hamid Rizal dalam sambutanya mengatakan, bantuan benih lele tersebut bertujuan untuk mendukung peningkatan produksi perikanan budidaya, khususnya ikan air tawar.

"Natuna memiliki potensi kelautan yang sangat besar, namun kita juga tidak boleh mengabaikan keberadaan potensi perikanan air tawar," kata Hamid.

Ia mengatakan, jika dikelola dengan baik, sektor perikanan air tawar diyakini akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurut Hamid, Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna melihat sektor perikanan air tawar dapat menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat. Hal itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Perubahan Kewenangan Kawasan Kelautan yang beralih menjadi Kawasan Pengelolaan Provinsi. 

"Oleh karenanya, upaya mengoptimalkan pengelolaan perikanan air tawar harus menjadi fokus pembangunan sehingga mampu meningkatkan minat dan semangat para pelaku usaha untuk terlibat," ungkapnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga  bertujuan untuk meningkatkan angka produksi perikanan Natuna, khususnya perikanan air tawar yang sampai sekarang masih di bawah target pemerintah.

“Saya harapkan kepada seluruh pelaku usaha budidaya ikan air tawar untuk terus berupaya melakukan strategi pengembangan dan fokus dalam usaha ini, bukan tidak mungkin kedepannya sektor perikanan darat dapat menjadi peluang usaha yang menjajikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Natuna” jelas Hamid.

Hamid juga berpesan kepada pihak Pemerintah Desa agar dapat memberikan dukungan dan perhatian serius, karena bukan tidak mungkin suatu saat nanti potensi perikanan air tawar mampu menjadi komoditi utama Desa itu sendiri.

Sementara, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Natuna Zakimin menyebut, bibit ikan yang dibagikan merupakan hasil pembiakan dari Bidang Budidaya, UPTD Balai Benih Ikan Natuna.

Menurut dia, pada pembagian kali ini, kelompok nelayan penerima bantuan masing-masing berasal dari Kecamatan Bunguran Tengah 1 Kelompok, Bunguran Timur Laut 1 Kelompok, Kecamatan Batubi 2 Kelompok dan Kecamatan Bunguran Timur 1 Kelompok.

Dia menjelaskan, bantuan tersebut, merupakan program kreatif inovatif, sebagai terobosan untuk memenuhi kebutuhan benih bermutu kepada pembudidaya ikan agar untuk peningkatan produktivitas usaha masyarakat.

Menurut Zakimin secara teknis, produksi ikan air tawar jauh lebih mudah dan lebih murah dari pada ikan air laut. Pada 2017 akhir, BBI Teluk Baruk telah memproduksi benih ikan air tawar khususnya lele. Selanjutnya hasil perbanyakan tersebut disebar kepada kelompok nelayan pembudidaya ikan air tawar di seluruh Kabupaten Natuna untuk proses pembesaran.

Selain untuk mencukupi kebutuhan benih, keberadaan BBI juga menjadi sarana pelatihan bagi kelompok nelayan terkait budidaya ikan air tawar.

“Kami berharap dengan adanya stimulus bantuan perikanan ini produksi perikanan air tawar di Kabupaten Natuna meningkat dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan OPD, tokoh masyarakat dan kelompok pembudidaya ikan Kabupaten Natuna.
Pewarta :
Editor: Joko Sulistyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar