
Warga gelar kerja bakti cegah penularan DBD

Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengelar kerja bakti dalam rangka pemberantasan sarang nyamuk (PSN) guna mencegah meluasnya serangan demam berdarah dengue (DBD) di ibu kota provinsi berbasis kepulauan ini.
"Kerja bakti berlangsung di semua kelurahan dan lembaga pendidikan di Kota Kupang guna mencegah meluasnya kasus demam berharah," kata penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Elvianus Wairata kepada wartawan di Kupang, Jumat.
Ia mengatakan, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore telah menginstrukan kepada semua jajaran aparatur sipil negara dan lembaga pendidikan, TNI dan Polri di Kota Kupang untuk melakukan kerja bakti guna mencegah meluasnya kasus DBD.
Dikatakannya, serangan penyakit demam berdarah dengue di Kota Kupang mengakibatkan lima orang meninggal serta 483 orang menderita DBD.
"Ada lima orang meninggal akibat DBD di kota Kupang sehingga pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi serangan penyakit DBD dengan melakukan kerja bakti untuk membersihkan sarang-sarang nyamuk DBD,"tegasnya.
Ia mengapresiasi terhadap berbagai lembaga pendidikan di ibu kota provinsi NTT ini yang aktif bersama para siswa untuk membersihkan lingkungan guna mencegah adanya serangan DBD.
"Kami berharap peran puskesmas dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan langkah-langkah membersihkan lingkungan terus ditingkatkan," tegasnya.
Elvianus Wairata mengatakan masalah penyakit DBD dapat teratasi apabila didukung dengan lingkungan yang bersih dan masyarakat secara aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri guna mencegah serangan penyakit DBD.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor:
Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
