Logo Header Antaranews Kepri

Sekolah di Tanjungpinang dan Bintan libur cegah COVID-19

Senin, 16 Maret 2020 14:03 WIB
Image Print
Siswa SD di Tanjungpinang, Kepri menunjukkan surat edaran libur sekolah dari Wali Kota Tanjungpinang. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemkot Tanjungpinang, Kepri menerbitkan surat edaran libur sekolah bagi siswa-siswi TK, SD, dan SMP sederajat terhitung mulai tanggal 17 hingga 24 Maret 2020.

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, menyebut surat edaran tersebut sudah dikirimkan ke seluruh sekolah TK, SD, dan SMP se Kota Tanjungpinang.

"Liburnya seminggu, bukan dua minggu. Setelah itu kita evaluasi lagi, apakah sudah cukup atau diperpanjang kembali," kata Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, Senin (16/3).

Baca juga: Panitia UNBK siapkan antiseptik cegah Covid-19 untuk peserta ujian nasional

Baca juga: Ombudsman: Pemprov DKI evaluasi pembatasan transportasi publik

Menurut Syahrul, kebijakan libur sekolah tersebut berdasarkan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), agar Kepala Daerah membuat langkah-langkah antisipasi COVID-19.

"Kita meningkatkan kewaspadaan buat menekan penyebaran COVID-19," ujarnya.

Selama libur sekolah, kata Syahrul, para siswa tetap melakukan aktivitas pendidikan di rumah masing-masing.

Baca juga: Keterbukaan informasi publik kasus corona

Baca juga: Rapat DPRD DKI ditunda karena ada satu orang gejala COVID-19

"Guru akan mengirim tugas via WhatsApp atau melalui orang tua siswa," sebutnya.

Syahrul turut mengimbau supaya orangtua tidak mengajak anak-anaknya berpergian ke tempat-tempat wisata selama libur sekolah.

"Hindari tempat-tempat keramaian, upaya ini untuk mencegah pengaruh COVID-19," tutur dia.

Selain Tanjungpinang, langkah meliburkan sekolah tingkat TK, SD, dan SMP sederajat juga diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan untuk mengantisipasi COVID-19.

Baca juga: Kantor Pajak Karimun hentikan layanan tatap muka karena COVID-19

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir, menyatakan libur sekolah mulai berlaku tanggal 17 hingga 29 Maret 2020 mendatang.

"Kita lihat dulu perkembangannya sampai tanggal 28 Maret. Kalau situasinya sudah membaik sebelum tanggal 29, maka akan kembali masuk sekolah," ujar Tamsir.



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026