Pembangunan gedung LAM Kepri telan dana Rp30 miliar
Kamis, 13 Januari 2022 19:46 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad melihat DED pembangunan gedung lembaga adat melayu (LAM). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Kepri)
Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyampaikan pembangunan gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) di pelataran Anjung Cahaya Gurindam Dua Belas, Tanjungpinang, diperkirakan menelan dana APBD sekitar Rp30 miliar.
Ansar di Tanjungpinang, Kamis, menyebutkan pembangunan gedung LAM Kepri direncanakan selesai dalam dua tahun. Untuk tahun ini pihaknya mengalokasikan anggaran Rp8-10 miliar.
"Sekarang sedang proses lelang, kalau anggarannya mencukupi akan kita selesaikan tahun depan, karena anggarannya memang cukup besar," kata Gubernur Ansar.
Dia mengatakan pembangunan gedung LAM Kepri akan dijalankan dengan penataan kawasan Gurindam Dua Belas.
Penataan tersebut meliputi relokasi UMKM yang berjualan di dalam Anjung Cahaya dan diperkirakan ada 50 pedagang UMKM di kawasan itu yang akan direlokasi.
"Pedagang di Anjung Cahaya pasti jadi prioritas, karena kita tidak akan membangun ini dengan mengorbankan yang lain. Maka akan disediakan lokasi untuk mereka dengan tempat yang lebih representatif," ujarnya.
Ia sudah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Koperasi dan UMKM untuk berkoordinasi dengan Pemkot Tanjungpinang terkait dengan pembangunan gedung LAM Kepri dan relokasi pedagang UMKM.
Selain itu, politisi Golkar itu juga mengungkapkan tentang rencana pembangunan gedung etalase Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kepri dan lahan untuk gerai-gerai makanan cepat saji di kawasan Gurindam Dua Belas.
Gedung etalase Dekranasda akan menampilkan berbagai produk unggulan daerah lokal dari seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
"Sehingga nanti jadi seperti Showcase untuk daya tarik kawasan ini, tidak hanya kuliner saja tapi masyarakat bisa menikmati suguhan hiburan," ungkap Ansar.
Ansar di Tanjungpinang, Kamis, menyebutkan pembangunan gedung LAM Kepri direncanakan selesai dalam dua tahun. Untuk tahun ini pihaknya mengalokasikan anggaran Rp8-10 miliar.
"Sekarang sedang proses lelang, kalau anggarannya mencukupi akan kita selesaikan tahun depan, karena anggarannya memang cukup besar," kata Gubernur Ansar.
Dia mengatakan pembangunan gedung LAM Kepri akan dijalankan dengan penataan kawasan Gurindam Dua Belas.
Penataan tersebut meliputi relokasi UMKM yang berjualan di dalam Anjung Cahaya dan diperkirakan ada 50 pedagang UMKM di kawasan itu yang akan direlokasi.
"Pedagang di Anjung Cahaya pasti jadi prioritas, karena kita tidak akan membangun ini dengan mengorbankan yang lain. Maka akan disediakan lokasi untuk mereka dengan tempat yang lebih representatif," ujarnya.
Ia sudah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Koperasi dan UMKM untuk berkoordinasi dengan Pemkot Tanjungpinang terkait dengan pembangunan gedung LAM Kepri dan relokasi pedagang UMKM.
Selain itu, politisi Golkar itu juga mengungkapkan tentang rencana pembangunan gedung etalase Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kepri dan lahan untuk gerai-gerai makanan cepat saji di kawasan Gurindam Dua Belas.
Gedung etalase Dekranasda akan menampilkan berbagai produk unggulan daerah lokal dari seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
"Sehingga nanti jadi seperti Showcase untuk daya tarik kawasan ini, tidak hanya kuliner saja tapi masyarakat bisa menikmati suguhan hiburan," ungkap Ansar.
Pewarta : Ogen
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disperpusip Natuna pastikan gedung perpustakaan aman setelah perbaikan plafon
16 April 2026 10:45 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Tenaris beri bantuan 23 unit komputer di MAN IC Batam, perkuat literasi digital pelajar
18 May 2026 13:56 WIB