Polisi di NTT tertembak senjata rekannya
Rabu, 14 Desember 2022 17:39 WIB
Kepala Bidang Humas Polda NTT Kombes Polisi Ariasandy. ANTARA/Kornelis Kaha
Kupang (ANTARA) - Seorang anggota Kepolisian Sektor Wewewa Timur di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Aipda Benyamin Anamesa mengalami luka serius akibat terkena tembakan dari senjata milik rekannya.
Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah NTT Komisaris Daerah Polisi Ariasandy dikonfirmasi di Kupang, Rabu, mengatakan tembakan tersebut mengenai pinggang bagian belakang Benyamin.
"Jadi, tembakan itu berasal dari senjata api milik Aipda BBA yang merupakan rekan dari korban saat keduanya berada dalam satu mobil," kata dia
Kejadian itu bermula saat keduanya mendapatkan laporan dari warga mengenai aksi meresahkan orang tidak dikenal dalam keadaan mabuk.
Orang tak dikenal itu menggunakan kendaraan sendiri sehingga polisi sulit untuk menangkapnya.
Saat tiba di depan SMA Kanelu, kedua anggota polisi melihat orang tak dikenal itu melempari kendaraan yang lewat.
Polisi kemudian melakukan tembakan peringatan karena saat hendak diamankan justru melakukan perlawanan. OTK tersebut melarikan diri.
Kedua anggota polisi kemudian masuk mobil untuk melakukan pengejaran. Pada saat mobil melaju, Aipda BBA membuka magasin karena ingin mengosongkan senjata.
"Setelah magasin dilepas, Aipda BBA menarik pelatuk dan saat itu juga senjata meletus dan tembakannya kena ke pinggang korban," kata Kabid Humas.
Hingga kini Aipda Benyamin Anamesa masih ditangani dokter di RSUD Waikabubak.
Sedangkan Aipda BBA menjalani pemeriksaan petugas Propam Polres Sumba Barat Daya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Seorang polisi di NTT tertembak senjata rekannya
Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah NTT Komisaris Daerah Polisi Ariasandy dikonfirmasi di Kupang, Rabu, mengatakan tembakan tersebut mengenai pinggang bagian belakang Benyamin.
"Jadi, tembakan itu berasal dari senjata api milik Aipda BBA yang merupakan rekan dari korban saat keduanya berada dalam satu mobil," kata dia
Kejadian itu bermula saat keduanya mendapatkan laporan dari warga mengenai aksi meresahkan orang tidak dikenal dalam keadaan mabuk.
Orang tak dikenal itu menggunakan kendaraan sendiri sehingga polisi sulit untuk menangkapnya.
Saat tiba di depan SMA Kanelu, kedua anggota polisi melihat orang tak dikenal itu melempari kendaraan yang lewat.
Polisi kemudian melakukan tembakan peringatan karena saat hendak diamankan justru melakukan perlawanan. OTK tersebut melarikan diri.
Kedua anggota polisi kemudian masuk mobil untuk melakukan pengejaran. Pada saat mobil melaju, Aipda BBA membuka magasin karena ingin mengosongkan senjata.
"Setelah magasin dilepas, Aipda BBA menarik pelatuk dan saat itu juga senjata meletus dan tembakannya kena ke pinggang korban," kata Kabid Humas.
Hingga kini Aipda Benyamin Anamesa masih ditangani dokter di RSUD Waikabubak.
Sedangkan Aipda BBA menjalani pemeriksaan petugas Propam Polres Sumba Barat Daya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Seorang polisi di NTT tertembak senjata rekannya
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Positif narkoba di Lapas, mantan polisi penembak pelajar Semarang dipindah ke Nusakambangan
25 April 2026 7:12 WIB
Basarnas Natuna tempatkan peserta magang program Kemnaker di bidang humas
25 November 2025 12:25 WIB