Tim "Dagon Boat" Lingga Dominan di Penyisihan
Kamis, 11 November 2010 18:33 WIB
Tim perahu naga atau "Dragon Boat" dari Kabupaten Lingga.(kepri.antaranews.com/Henky Mohari)
Tanjungpinang (ANTARA News) - Tim perahu naga dari Kabupaten Lingga, mendominasi catatan waktu terbaik pada babak penyisihan "Dragon Boat Race" yang digelar Pemerintah Kota
Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis.
Dua tim Lingga yang tergabung dalam grup A dan B masing-masing menjuarai lomba yang diikuti empat peserta dalam setiap putaran.
Pada awal penyisihan di grup A, tim Lingga A menang dengan catatan waktu 3 menit 35 detik, meninggalkan tim dari Kabupaten Bengkalis A yang mencatat waktu 3 menit 55 detik, serta tim dari Dompak, Tanjungpinang.
Tim Lingga B yang tergabung dalam grup B juga mendominasi dengan catatan waktu 3 menit 41 detik jauh meninggalkan lawan-lawanya yang berasal dari Republik Ceko, Pasukan Marinir Lantamal IV dan tim dari Rempang, Batam.
Lomba itu diikuti 31 tim dari dalam dan luar negeri serta dibuka Dirjen Pengembangan Destinasi Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Firmansyah Rahim di pelantaran Ocean Corner Tanjungpinang.
Pada hari pertama lomba sempat tertunda akibat hujan lebat dan angin kencang.
Lomba akan berlangsung sampai 14 November 2010 dan dimeriahkan dengan perlombaan sampan layar tradisional, kayak/kano, jong dan lomba renang dari Tanjungpinang menuju Pulau Penyengat.
Ketua Pelaksana "Dragon Boat Race", Gatot Winoto mengatakan perlombaan tahunan itu bukan hanya untuk olah raga, melainkan juga bertujuan melestarikan tradisi permainan rakyat2 dan juga membina masyarakat tentang dunia bahari.
Panitia lomba menurut dia menyediakan hadiah total sebesar Rp239 juta.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim, mengatakan agenda tahunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Tanjungpinang yang selama ini hanya mengandalkan wisata sejarah kebesaran Islam di Pulau Penyengat dan peninggalan sejarah etnis Tionghoa di Senggarang.
"Agenda ini juga untuk menyukseskan Tahun Pelancongan Tanjungpinang 2012," katanya.
(ANT-029//A013/Btm1)
Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis.
Dua tim Lingga yang tergabung dalam grup A dan B masing-masing menjuarai lomba yang diikuti empat peserta dalam setiap putaran.
Pada awal penyisihan di grup A, tim Lingga A menang dengan catatan waktu 3 menit 35 detik, meninggalkan tim dari Kabupaten Bengkalis A yang mencatat waktu 3 menit 55 detik, serta tim dari Dompak, Tanjungpinang.
Tim Lingga B yang tergabung dalam grup B juga mendominasi dengan catatan waktu 3 menit 41 detik jauh meninggalkan lawan-lawanya yang berasal dari Republik Ceko, Pasukan Marinir Lantamal IV dan tim dari Rempang, Batam.
Lomba itu diikuti 31 tim dari dalam dan luar negeri serta dibuka Dirjen Pengembangan Destinasi Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Firmansyah Rahim di pelantaran Ocean Corner Tanjungpinang.
Pada hari pertama lomba sempat tertunda akibat hujan lebat dan angin kencang.
Lomba akan berlangsung sampai 14 November 2010 dan dimeriahkan dengan perlombaan sampan layar tradisional, kayak/kano, jong dan lomba renang dari Tanjungpinang menuju Pulau Penyengat.
Ketua Pelaksana "Dragon Boat Race", Gatot Winoto mengatakan perlombaan tahunan itu bukan hanya untuk olah raga, melainkan juga bertujuan melestarikan tradisi permainan rakyat2 dan juga membina masyarakat tentang dunia bahari.
Panitia lomba menurut dia menyediakan hadiah total sebesar Rp239 juta.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim, mengatakan agenda tahunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Tanjungpinang yang selama ini hanya mengandalkan wisata sejarah kebesaran Islam di Pulau Penyengat dan peninggalan sejarah etnis Tionghoa di Senggarang.
"Agenda ini juga untuk menyukseskan Tahun Pelancongan Tanjungpinang 2012," katanya.
(ANT-029//A013/Btm1)
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SAR gabungan tangani kecelakaan kapal speed boat tenggelam di perairan Karimun
31 December 2025 17:20 WIB
Basarnas kerahkan kapal RB 209 cari korban kapal tenggelam di Selat Pulau Nenek
27 June 2025 8:46 WIB
Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian korban speed boat tenggelam di Karimun
13 December 2024 11:06 WIB, 2024
Terpopuler - Rasa Kepri
Lihat Juga
Komunitas The Speakers' Room cara seru latihan Bahasa Inggris pekerja di Batam
04 January 2026 7:26 WIB