Pertemuan Prabowo dan SBY bahas kelanjutan program presiden penduhulu
Senin, 26 Februari 2024 6:07 WIB
Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Muhammad Arief Rosyid Hasan beri keterangan kepada wartawan di Jakarta Selatan, Minggu (25/2/2024). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Jakarta (ANTARA) - Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Muhammad Arief Rosyid Hasan mengatakan pertemuan Prabowo Subianto dan Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membahas kelanjutan dari para presiden Indonesia sebelumnya.
"Pak SBY ini seniornya Pak Prabowo dan tentu Pak Prabowo berkali-kali menyampaikan bahwa beliau itu menghormati dan ingin meneruskan kebaikan dari presiden-presiden sebelumnya, baik yang sudah wafat maupun yang masih hidup. Yang masih hidup ada Pak Joko Widodo sekarang tentu saja, kemudian ada Pak SBY dan Bu Megawati Soekarnoputri," kata Arief di Jakarta Selatan, Ahad malam.
Arief juga mengatakan Prabowo akan bersilaturahmi ke Megawati, mengingat Megawati dan Prabowo pernah maju sebagai capres-cawapres pada Pilpres 2009.
"Tentu saja Pak Prabowo punya histori juga sejak 2009. Jadi tentu saja kita berharap PaK Prabowo sebelum menjadi presiden bisa bersilaturahmi dengan pimpinan-pimpinan yang ada," kata dia
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengonfirmasi pertemuan Calon Presiden RI Prabowo Subianto dengan presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat, Jumat (23/2).
AHY yang merupakan putra SBY itu mengaku belum mendapatkan cerita dari ayahnya mengenai isi pembicaraan dengan Prabowo di Cikeas. AHY baru saja kembali dari kunjungan kerja sebagai menteri di Manado, Sulawesi Utara.
Namun, dia bersyukur dua tokoh bangsa itu melakukan pertemuan.
"Terus terang saya sendiri belum mendapatkan ceritanya, jadi saya setelah ini ingin mendengar juga. Yang kami syukuri adalah hubungan Pak Prabowo dengan Pak SBY ini seperti sahabat, yang saling membutuhkan dalam arti ingin sahabatnya sukses," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TKN: Pertemuan Prabowo-SBY bahas kelanjutan program presiden penduhulu
"Pak SBY ini seniornya Pak Prabowo dan tentu Pak Prabowo berkali-kali menyampaikan bahwa beliau itu menghormati dan ingin meneruskan kebaikan dari presiden-presiden sebelumnya, baik yang sudah wafat maupun yang masih hidup. Yang masih hidup ada Pak Joko Widodo sekarang tentu saja, kemudian ada Pak SBY dan Bu Megawati Soekarnoputri," kata Arief di Jakarta Selatan, Ahad malam.
Arief juga mengatakan Prabowo akan bersilaturahmi ke Megawati, mengingat Megawati dan Prabowo pernah maju sebagai capres-cawapres pada Pilpres 2009.
"Tentu saja Pak Prabowo punya histori juga sejak 2009. Jadi tentu saja kita berharap PaK Prabowo sebelum menjadi presiden bisa bersilaturahmi dengan pimpinan-pimpinan yang ada," kata dia
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengonfirmasi pertemuan Calon Presiden RI Prabowo Subianto dengan presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat, Jumat (23/2).
AHY yang merupakan putra SBY itu mengaku belum mendapatkan cerita dari ayahnya mengenai isi pembicaraan dengan Prabowo di Cikeas. AHY baru saja kembali dari kunjungan kerja sebagai menteri di Manado, Sulawesi Utara.
Namun, dia bersyukur dua tokoh bangsa itu melakukan pertemuan.
"Terus terang saya sendiri belum mendapatkan ceritanya, jadi saya setelah ini ingin mendengar juga. Yang kami syukuri adalah hubungan Pak Prabowo dengan Pak SBY ini seperti sahabat, yang saling membutuhkan dalam arti ingin sahabatnya sukses," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TKN: Pertemuan Prabowo-SBY bahas kelanjutan program presiden penduhulu
Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo berjanji Indonesia keluar BoP jika tak bantu Palestina merdeka
06 March 2026 5:44 WIB
Presiden ingatkan pimpinan BUMN lama berpotensi dipanggil Kejaksaan jika ada penyimpangan
02 February 2026 15:55 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Mendagri tekankan keselamatan mudik di Kepri: Cek Kapal dan awasi objek wisata
10 March 2026 7:40 WIB
Pemkab Natuna pertimbangkan penghapusan TPP, penuhi belanja pegawai 30 persen
09 March 2026 16:31 WIB