Bulog Tanjungpinang jual 1,8 ton beras SPHP di pasar murah Ramadhan Kepri Fair
Minggu, 17 Maret 2024 8:57 WIB
Warga antre beli beras bulog di pasar murah Ramadhan di acara Kepri Ramadhan Fair 2024 di Tugu Sirih, Tanjungpinang, Kepri, Sabtu (16/3/2024). (Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Bulog Cabang Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjual 1,8 ton beras stabilitas pasokan harga pangan (SPHP) atau medium di pasar murah Ramadhan di acara Kepri Ramadhan Fair 2024 di Tugu Sirih.
"Antusias masyarakat luar biasa untuk membeli beras SPHP, karena beras medium Bulog tak kalah kualitasnya dengan beras premium di pasaran," kata Kepala Bulog Cabang Tanjungpinang, Arief Alhadihaq ditemui di lokasi pasar murah, Sabtu sore.
Arief menyebut beras medium Bulog dalam bentuk kemasan lima kilogram dijual seharga Rp53 ribu atau lebih murah dibanding harga pasaran. Maka tak heran, kalau banyak warga yang membeli beras tersebut. Bahkan dalam hitungan jam, dua ton beras hampir ludes terjual.
Baca juga: Kemenag Kepri gelar Tanjak Expo
Selain itu, Bulog Tanjungpinang juga menjual daging beku sebanyak 30 kilogram dengan harga Rp80 ribu per kilogram.
Lalu, ada minyak goreng sebanyak 300 liter, dan gula sebanyak 300 kilogram. Masing-masing dijual seharga Rp15 ribu per kilogram.
"Kami pun menjual beras premium Bulog sebanyak 200 kilogram, seharga Rp65 ribu per lima kilogram," ujar Arief.
Arief menyampaikan pihaknya terus mendukung gerakan pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kepri tersebut, dalam rangka menstabilkan harga pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Baca juga: Kemenag Kepri serahkan insentif untuk 1.350 guru RA
Selain itu, pasar murah bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di bulan Ramadhan dengan harga lebih terjangkau.
"Harga bahan pokok di pasar murah lebih murah dibanding pasar tradisional," ujarnya.
Dalam pasar murah tersebut, Pemprov Kepri melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri turut menjual cabai merah seharga Rp70 ribu kilogram, sementara di pasaran mencapai Rp90-100 ribu per kilogram.
Ada pula aneka jenis ikan yang dijual Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, seperti ikan benggol seharga Rp18 ribu per kilogram, dan ikan tongkol seharga Rp25 ribu per kilogram.
Hingga menjelang waktu berbuka puasa, warga antre memadati pasar murah untuk membeli kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Baca juga: Lansia yang hilang di Desa Selaut Natuna ditemukan meninggal
"Antusias masyarakat luar biasa untuk membeli beras SPHP, karena beras medium Bulog tak kalah kualitasnya dengan beras premium di pasaran," kata Kepala Bulog Cabang Tanjungpinang, Arief Alhadihaq ditemui di lokasi pasar murah, Sabtu sore.
Arief menyebut beras medium Bulog dalam bentuk kemasan lima kilogram dijual seharga Rp53 ribu atau lebih murah dibanding harga pasaran. Maka tak heran, kalau banyak warga yang membeli beras tersebut. Bahkan dalam hitungan jam, dua ton beras hampir ludes terjual.
Baca juga: Kemenag Kepri gelar Tanjak Expo
Selain itu, Bulog Tanjungpinang juga menjual daging beku sebanyak 30 kilogram dengan harga Rp80 ribu per kilogram.
Lalu, ada minyak goreng sebanyak 300 liter, dan gula sebanyak 300 kilogram. Masing-masing dijual seharga Rp15 ribu per kilogram.
"Kami pun menjual beras premium Bulog sebanyak 200 kilogram, seharga Rp65 ribu per lima kilogram," ujar Arief.
Arief menyampaikan pihaknya terus mendukung gerakan pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kepri tersebut, dalam rangka menstabilkan harga pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Baca juga: Kemenag Kepri serahkan insentif untuk 1.350 guru RA
Selain itu, pasar murah bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di bulan Ramadhan dengan harga lebih terjangkau.
"Harga bahan pokok di pasar murah lebih murah dibanding pasar tradisional," ujarnya.
Dalam pasar murah tersebut, Pemprov Kepri melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri turut menjual cabai merah seharga Rp70 ribu kilogram, sementara di pasaran mencapai Rp90-100 ribu per kilogram.
Ada pula aneka jenis ikan yang dijual Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, seperti ikan benggol seharga Rp18 ribu per kilogram, dan ikan tongkol seharga Rp25 ribu per kilogram.
Hingga menjelang waktu berbuka puasa, warga antre memadati pasar murah untuk membeli kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Baca juga: Lansia yang hilang di Desa Selaut Natuna ditemukan meninggal
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB
Pemprov Kepri hadirkan pangan murah melalui gerakan pangan murah serentak 2026
13 February 2026 15:19 WIB
Pemkot Batam salurkan 52.500 paket sembako bersubsidi jelang Natal dan Tahun baru
10 December 2025 12:18 WIB
Pemkab Natuna hadirkan bahan pokok murah untuk masyarakat di Pulau Panjang
30 November 2025 10:59 WIB
Pemkab Natuna berikan subsidi bahan pokok lewat pasar murah di Kecamatan Subi
28 November 2025 6:23 WIB
Pemkab Natuna siapkan bahan pokok untuk Gerakan Pangan Murah di pulau penyangga
23 November 2025 18:46 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Perum Bulog proses pembangunan infrastruktur pascapanen di Natuna perkuat ketahanan pangan
16 February 2026 13:45 WIB