Fasilitas perusahaan dirgantara Turki di Ankara diserang sekelompok teroris
Kamis, 24 Oktober 2024 6:30 WIB
Sejumlah mobil ambulans bersiaga di dekat fasilitas perusahaan dirgantara Turki, Turkish Aerospace Industries (TAI) di Ankara, Turki, yang diserang sekelompok teroris pada Rabu (23/10/2024) waktu setempat. (ANTARA/Anadolu)
Ankara/Istanbul (ANTARA) - Sekelompok teroris dilaporkan menyerang fasilitas perusahaan dirgantara Turki, Turkish Aerospace Industries (TAI) di Ankara, Rabu waktu setempat, sehingga menyebabkan korban jiwa dan luka-luka.
Suara tembakan dan ledakan dilaporkan terdengar dalam serangan yang terjadi di fasilitas TAI di Distrik Kahramankazan, Ankara itu.
Pasukan keamanan, petugas pemadam kebakaran, dan personel medis segera diluncurkan ke lokasi kejadian di tengah serangan yang masih berlangsung.
Dilaporkan pula sejumlah karyawan perusahaan diarahkan ke tempat berlindung demi keselamatan.
Sembari memastikan jatuhnya korban jiwa melalui pernyataan di media sosial, Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya meminta masyarakat mencari informasi terkait serangan tersebut melalui sumber resmi.
Senada, badan pencegah disinformasi Turki melalui media sosialnya juga mengimbau masyarakat untuk mengandalkan sumber resmi dan menghindari kabar simpang siur terkait serangan itu.
Kementerian Kehakiman Turki memastikan penyelidikan terhadap serangan tersebut segera dilaksanakan oleh Kejaksaan Ankara.
Sementara itu, Menteri Industri dan Teknologi Turki Fatih Kacir menegaskan bahwa serangan tersebut tak akan membuat Turki mundur dalam upaya mengembangkan industri pertahanan nasional.
"Inisiatif teknologi dan industri pertahanan kita adalah kunci untuk mencapai kemerdekaan sempurna bagi Turki," kata Kacir.
Wakil Ketua Parlemen Turki Celal Adan turut mengecam serangan teror tersebut dan menegaskan bahwa para pelaku akan mendapat ganjarannya.
"Tak akan ada tindak terorisme yang dapat menyimpangkan negara kita dari jalurnya," tutur Adan.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Teroris serang fasilitas perusahaan dirgantara Turki di Ankara
Suara tembakan dan ledakan dilaporkan terdengar dalam serangan yang terjadi di fasilitas TAI di Distrik Kahramankazan, Ankara itu.
Pasukan keamanan, petugas pemadam kebakaran, dan personel medis segera diluncurkan ke lokasi kejadian di tengah serangan yang masih berlangsung.
Dilaporkan pula sejumlah karyawan perusahaan diarahkan ke tempat berlindung demi keselamatan.
Sembari memastikan jatuhnya korban jiwa melalui pernyataan di media sosial, Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya meminta masyarakat mencari informasi terkait serangan tersebut melalui sumber resmi.
Senada, badan pencegah disinformasi Turki melalui media sosialnya juga mengimbau masyarakat untuk mengandalkan sumber resmi dan menghindari kabar simpang siur terkait serangan itu.
Kementerian Kehakiman Turki memastikan penyelidikan terhadap serangan tersebut segera dilaksanakan oleh Kejaksaan Ankara.
Sementara itu, Menteri Industri dan Teknologi Turki Fatih Kacir menegaskan bahwa serangan tersebut tak akan membuat Turki mundur dalam upaya mengembangkan industri pertahanan nasional.
"Inisiatif teknologi dan industri pertahanan kita adalah kunci untuk mencapai kemerdekaan sempurna bagi Turki," kata Kacir.
Wakil Ketua Parlemen Turki Celal Adan turut mengecam serangan teror tersebut dan menegaskan bahwa para pelaku akan mendapat ganjarannya.
"Tak akan ada tindak terorisme yang dapat menyimpangkan negara kita dari jalurnya," tutur Adan.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Teroris serang fasilitas perusahaan dirgantara Turki di Ankara
Pewarta : Nabil Ihsan
Editor : Laily Rahmawaty
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi gelar penyidikan kasus dugaan teror karangan bunga ke dokter Oky Pratama
30 April 2026 14:15 WIB
Kapolda Kepri minta semua pihak waspada potensi teror saat Natal dan Tahun Baru
20 December 2025 9:09 WIB
20 orang tewas, puluhan lainnya terluka dalam serangan bom bunuh diri Damaskus
23 June 2025 16:00 WIB
Bareskrim Polri selidiki laporan dugaan teror kepala babi di Kantor Tempo
23 March 2025 18:55 WIB, 2025
FKPT Kepri mitigasi aksi teror selama Natal dan Tahun Baru bersama TNI-Polri
26 December 2024 7:02 WIB, 2024
Densus Antiteror 88 tangkap 3 warga terduga teroris di Palu dan Ampana
19 December 2024 12:26 WIB, 2024
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Arab Saudi tegaskan angkut jemaah haji ilegal didenda 50.000 riyal dan hukuman penjara
07 May 2026 12:28 WIB