Batam (Antara Kepri) - Lion Group tengah merekrut siswa-siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia untuk mengisi sebanyak 1.200 lowongan pekerjaan pada "maintenance repair and overhaul" (MRO) yang tengah dibangun di Batam.
"Tim perekrutan karyawan langsung mendatangi sejumlah daerah di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang akan ditempatkan di hanggar Lion Group tahap pertama di Bandara Hang Nadim Batam," kata Heavy Maintenance Manager Lion Group Ronny Rozanno di Batam, Minggu.
Lulusan yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut, kata dia, mulai dari tingkat SMA/SMK sederajat hingga sarjana strata satu (S1) yang akan dilatih dulu sebelum dipkerjakan.
"Paling banyak dibutuhkan lulusan teknik perawatan pesawat. Untuk hanggar yang dibangun pada tahap pertama ini memiliki kapasitas 12 pesawat jenis Boeing 737 dan Airbus A320," kata dia.
Ia mengatakan, secara keseluruhan Lion Grup membutuhkan 4.200 teknisi pesawat jika hanggar kedua di atas lahan 12 hektare sudah dibangun.
"Untuk tahap pertama 1.200 dulu. Nanti jika tahap kedua mulai dibangun akan membutuhkan sekitar 3.000 teknisi lagi," kata dia.
Lion, kata dia, mengutamakan tenaga kerja lokal untuk menangani semua jenis pekerjaan di Hangar Lion Air yang akan digunakan untuk pusat perawatan semua jenis pesawat milik Lion Grup yang meliputi Lion Air, Wings Air, Batik Air, Malindo Air tersebut.
"Kami menggunakan sistem alih teknologi, jadi nantinya semua karyawan Lion merupakan tenaga kerja lokal Indonesia. Kami juga sudah mengirimkan sejumlah insinyur ke Boeing untuk belajar," kata Ronny.
Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dwi Djoko Wiwoho mengatakan Lion Group menyewa lahan seluas 16 hektare untuk pembangunan hanggar dengan nilai sewa Rp48 miliar dengan pembayaran diangsur.
"Untuk yang empat hektare nilainya Rp12 miliar dan yang 12 hektare nilai sewanya mencapai Rp36 miliar," kata dia.
Selain Lion Group, kata Djoko, ada juga perusahaan lain yang berminat membangun hanggar di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Total kami mengalokasikan 150 hektare untuk hanggar. Selain Lion sudah ada sebuah perusahaan dalam negeri yang menginginkan lahan 100 hektare untuk pabrik pesawat," kata Djoko. (Antara)
Editor: Rusdianto
Lion Group Rekrut Siswa SMK
Minggu, 14 April 2013 18:03 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Tanjungpinang jajaki kerjasama penerbangan internasional ke Malaysia
12 September 2025 15:56 WIB
Pesawat Lion Air tunjuan Jeddah alihkan pendaratan ke Kualanamu Sumatera Utara
12 March 2024 5:31 WIB, 2024