Anambas (Antara Kepri) - Masyarakat yang bermukim di Kecamatan Siantan, Kabupaten Anambas, dalam sepekan terakhir resah karena meningkatnya pencurian minyak dalam tangki motor mereka.
Beberapa warga yang ditemui di Teluk Ret, Selasa, mengatakan, aksi tidak terpuji itu biasanya baru mereka ketahui saat pagi hari ketika mereka hendak mempergunakan sepeda motor.
"Sudah menjadi kebiasaan kami memarkirkan motor dipinggir jalan atau depan rumah begitu saja. Selama ini aman saja tapi kini tangki motor kami jadi kosong, habis dijarah maling," kata Rahmat.
Warga yang bermukim di Teluk Ret umumnya mendirikan rumah diatas permukaan air dan kendaraan bermotor mereka biasanya ditempatkan di pinggir jalan karena mereka tidak memiliki halaman rumah.
"Maraknya pencurian bensin dalam tangki motor ini bukan tidak mungkin karena susahnya masyarakat mendapatkan BBM. Saat ini BBM tak ada yang jual, benar-benar langka," tambah Rahmat.
Beberapa warga tetangga Rahmat juga mengaku tangki motor mereka kosong dikuras maling pada malam hari dan kejadian tersebut telah berulang terjadi dalam sepekan terakhir. Tidak hanya di Teluk Ret juga daerah lainnya di Siantan.
"Para pencuri bensin ini pasti mengunakan kunci khusus, karena mereka
dengan mudah membuka jok motor untuk menguras tangki minyak," ujarnya.(Antara)
Editor: Rusdianto
BBM Langka, Maling Jarah Tangki Motor
Selasa, 17 September 2013 21:46 WIB
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Kepri terapkan kebijakan WFH hingga pangkas biaya perjalanan dinas bagi ASN
03 April 2026 15:25 WIB
Krisis minyak, Pemerintah Filipina akan bahas pengiriman minyak lewat Selat Hormuz dengan Iran
01 April 2026 16:32 WIB