Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kursi Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Prof Maswardi M Amin disita mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa.

"Ini sebagai simbol pergerakan kami mendesak rektor untuk mundur dari jabatannya. Kursi ini akan diserahkan kepada rektor yang baru," kata Juru Bicara Aliansi Mahasiswa Penyelamat Universitas Maritim Raja Ali Haji Suaid di Tanjungpinang, Senin.

Kursi rektor diambil dari ruangannya yang berada di lantai dua gedung rektorat. Saat naik ke ruang rektor tidak seorang pun yang menghalangi massa.

Selain kursi rektor, massa juga mengangkut tiga kursi yang disiapkan untuk tamu rektor. Kursi-kursi tersebut dinaikkan ke mobil "pick up".

Mobil itu saat berita ini disiarkan masih berada di halaman parkir Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah).

"Aksi ini tidak akan berhenti," ujarnya.

Selain mengeluarkan kursi rektor, sebelumnya mahasiswa membuang kursi yang terkumpul di luar kelas ke Jalan Dompak. Ratusan kursi-kursi itu diletak di median jalan dan jalan masuk ke rektorat.

Aktivitas di kampus pun terhenti lantaran tidak ada kursi di dalam kelas. Sedangkan beberapa dosen berada di kampus, meski tidak ada perkuliahan.

"Malam ini kami berkemah di kampus untuk menjaga kursi-kursi yang dikeluarkan," katanya.

Aksi yang digelar mahasiswa dalam beberapa hari terakhir terkait dengan sanksi yang diberikan rektor Umrah terhadap salah seorang dosen Fisipol, Suradji. Sanksi skorsing selama dua semester terhadap pengamat politik Umrah itu memancing kemarahan mahasiswa.

Selain menuntut rektor mundur dari jabatannya, mahasiswa juga meminta agar sanski yang diberikan pada Suradji dicabut kembali. (Antara)

Editor: Rusdianto