Polres Karimun Sediakan Layanan Titipan Kendaraan
Selasa, 22 Juli 2014 17:38 WIB
Karimun (Antara Kepri) - Kepolisian Resor Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor bagi warga yang pulang mudik Lebaran di kampung halaman.
"Bagi yang mau mudik, silakan titip motornya di Polsek, kalau tinggal di Meral silakan titip di Polsek Meral, atau boleh juga di halaman Polsek dekat pelabuhan. Tidak membayar dan gak ada uang parkir," kata Kepala Polres Karimun AKBP Dwi Suryo Cahyono di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Kapolres mengatakan layanan penitipan sepeda motor merupakan bentuk dukungan jajarannya dalam menciptakan suasana mudik yang lancar dan aman, terutama untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.
Menurut dia, motor yang ditinggal di rumah yang kosong karena pemiliknya mudik memberi kesempatan timbulnya tindak kejahatan pencurian.
Karena itu, pihaknya setiap tahun menyiapkan pelayanan penitipan sepeda motor dan pemudik bisa memanfaatkan layanan itu jika khawatir motornya dicuri jika ditinggal di rumah.
"Kalau sudah pulang mudik, silakan ambil kembali motornya," katanya.
Bagi pemudik yang menyimpan sepeda motor dalam rumah yang dalam keadaan kosong, ia mengimbau agar sepeda motor mereka dikunci ganda, stangnya juga dikunci.
Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya juga akan mengintensifkan patroli rutin ke permukiman penduduk untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencurian terhadap rumah-rumah kosong karena ditinggal penghuninya mudik ke kampung halaman.
Personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seligi 2014, menurut dia, akan meningkatkan pengamanan untuk menekan angka kejahatan selama musim mudik Lebaran.
"Kita sudah menerjunkan 344 personel untuk pengamanan mudik dan aktivitas masyarakat. Namun demikian, warga yang mudik juga harus waspada, tolong perhatikan keamanan rumah. Kunci rumah dan simpan barang-barang dengan baik," katanya.
Selain itu, ia juga mengimbau warga, terutama pemudik memastikan rumahnya dalam keamanan dari bahaya kebakaran, seperti memastikan peralatan elektronik seperti kipas angin, pendingin ruangan dan lainnya dalam keadaan mati.
"Kompor gas harus dipastikan tali gasnya dicabut karena rawan kebakaran. Kemarin saja sudah terjadi beberapa kali kebakaran. Karena itu, kami tidak bosan-bosannya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, baik melalui media cetak, radio maupun spanduk-spanduk," kata Dwi Suryo Cahyono. (Antara)
Editor: Chaidar
"Bagi yang mau mudik, silakan titip motornya di Polsek, kalau tinggal di Meral silakan titip di Polsek Meral, atau boleh juga di halaman Polsek dekat pelabuhan. Tidak membayar dan gak ada uang parkir," kata Kepala Polres Karimun AKBP Dwi Suryo Cahyono di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Kapolres mengatakan layanan penitipan sepeda motor merupakan bentuk dukungan jajarannya dalam menciptakan suasana mudik yang lancar dan aman, terutama untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.
Menurut dia, motor yang ditinggal di rumah yang kosong karena pemiliknya mudik memberi kesempatan timbulnya tindak kejahatan pencurian.
Karena itu, pihaknya setiap tahun menyiapkan pelayanan penitipan sepeda motor dan pemudik bisa memanfaatkan layanan itu jika khawatir motornya dicuri jika ditinggal di rumah.
"Kalau sudah pulang mudik, silakan ambil kembali motornya," katanya.
Bagi pemudik yang menyimpan sepeda motor dalam rumah yang dalam keadaan kosong, ia mengimbau agar sepeda motor mereka dikunci ganda, stangnya juga dikunci.
Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya juga akan mengintensifkan patroli rutin ke permukiman penduduk untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencurian terhadap rumah-rumah kosong karena ditinggal penghuninya mudik ke kampung halaman.
Personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seligi 2014, menurut dia, akan meningkatkan pengamanan untuk menekan angka kejahatan selama musim mudik Lebaran.
"Kita sudah menerjunkan 344 personel untuk pengamanan mudik dan aktivitas masyarakat. Namun demikian, warga yang mudik juga harus waspada, tolong perhatikan keamanan rumah. Kunci rumah dan simpan barang-barang dengan baik," katanya.
Selain itu, ia juga mengimbau warga, terutama pemudik memastikan rumahnya dalam keamanan dari bahaya kebakaran, seperti memastikan peralatan elektronik seperti kipas angin, pendingin ruangan dan lainnya dalam keadaan mati.
"Kompor gas harus dipastikan tali gasnya dicabut karena rawan kebakaran. Kemarin saja sudah terjadi beberapa kali kebakaran. Karena itu, kami tidak bosan-bosannya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, baik melalui media cetak, radio maupun spanduk-spanduk," kata Dwi Suryo Cahyono. (Antara)
Editor: Chaidar
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Karimun bagikan helm dan beri edukasi keselamatan saat berlalu lintas
04 February 2026 15:52 WIB
Pemkab Karimun kembangkan hilirisasi peternakan ayam terintegrasi wujud ketahanan pangan
22 January 2026 11:43 WIB
Kepala Bapanas: Penyelundupan 1.000 ton beras di Karimun pengkhianat bangsa
21 January 2026 15:17 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Brigadir Rizka terungkap lakukan penganiayaan terhadap Brigadir Esco hingga tewas
10 February 2026 15:30 WIB
Bareskrim Polri tahan 2 petinggi Dana Syariah Indonesia dalam kasus dugaan pencucian uang
10 February 2026 11:09 WIB
Kejari Batam kembalikan berkas perkara kecelakaan kerja PT ASL ke Polresta Barelang
10 February 2026 10:29 WIB
Kuasa hukum: Lebih dari dua siswi diduga jadi korban pelecehan guru di Pasar Rebo
10 February 2026 7:51 WIB