Tanjungpinang (Antara Kepri) -  Kementerian Pariwisata meminta Pemkot Tanjungpinang serius mensukseskan Festival Pulau Penyengat (FPP) yang akan dilaksanakan pada 20-24 Februari 2016 mendatang.

“Banyak daerah yang meminta kami untuk buat even seperti ini di daerah mereka, tetapi kami lihat Tanjungpinang punya Pulau Penyengat yang luar biasa dan jadi destinasi unggulan. Oleh sebab itu, kami berharap Pemkot Tanjungpinang serius menangani kegiatan ini," kata Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Pariwisata Nusantara Kemenpar RI, Raseno Aryo, Senin.

Pertimbangannya, jika kegiatan FPP ini sukses, tidak menutup kemungkinan Kemenpar akan mengadakannya kembali dengan skala lebih besar pada tahun berikutnya.

Dipilihnya Penyengat tersebut, dinilainya  secara historis Pulau Penyengat memiliki potensi yang tidak diragukan dan bisa ditawarkan ke sektor pariwisata.

Seperti karya Raja Ali Haji,  Gurindam 12 dan pulau ini merupakan tempat berasalnya bahasa Indonesia. Untuk itu tujuan Kemenpar melalui FPP ini sekaligus menjadi ajang promosi bagi Pulau Penyengat itu sendiri.

“Bahkan untuk lomba foto total hadiahnya tidak satu atau dua juta, tapi Rp75 juta. Di samping itu, kami juga buat 20 kegiatan lain untuk memperkenalkan budaya, makanan, dan keunggulan Penyengat.

Perihal tersebut berdasarkan capai target yang diharapkan 12 juta jiwa untuk kunjungan wisman, dan 260 juta jiwa wisatawan nusantara.

"Artinya, kalau teman-teman di daerah semangat, kami di pusat juga semangat. Ada 500 an kabupaten kota kalau mereka diam ya kita juga diam, kita kasih yang lain, tapi kalau berhasil kita tambah lagi anggarannya tahun depan,” tegasnya.

Pihak Kemenpar juga meminta pulau tersebut segera dihias jelang penyelenggaraan Festival Pulau Penyengat 20-24 Februari 2016 mendatang. (Antara)

Editor: Rusdianto