300 Brimob amankan pilkada Tanjungpinang
Rabu, 14 Februari 2018 17:32 WIB
Simulasi pengamanan pilkada oleh anggota Satbrimobda Polda Kepri (Humas Polda Kepri)
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengerahkan sedikitnya 300 personik Brimob dan satu kompi personil Sabhara untuk pengamanan pelaksanaan Pilkada Tanjungpinang 2018.
Waka Polda Kepulauan Riau Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, di Tanjungpinang, Rabu mengatakan perbantuan dalam rangka kesiapan Polres Tanjungpinang mengamankan Pilkada kota Tanjungpinang.
"Kita full back up berapa saja Polres Tanjungpinang butuhkan, kita kirim dari Polda Kepri. Untuk saat ini Brimob stay di Tanjungpinang," katanya.
Ia mengutarakan pengaman Pilkada Tanjungpinang menjadi prioritas utama Polri untuk menjadikan pelaksanaan Pilkada yang aman, nyaman dan damai.
Mengenai sejumlah titik rawan, di Tanjungpinang, Waka Polda Kepri menialai tidak terdapat titik rawan konflik Pilkada di Kota Tanjungpinang, meskipun demikian Polres Tanjungpinang bersama Polda Kepri tetap berupaya menjaga situasi politik di Tanjungpinang agar tetap aman.
"Kemungkinan tititik rawan sangat kecil, dan kita semua berharap semua elemen dan stake holder yang ada di Tanjungpinang ini berpartisipasi aktif untuk menjaga dan mendamaikan Pilkada ini sesuai dengan yang diharapkan," kata Yan.
Baca juga: Polres Tanjungpinang deklarasi damai sekaligus sispam kota
Waka Polda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah menghimbau agar anggota Polri di wilayah Kepri khususnya Tanjungpinang netral dalam menjalankan Pilkada.
"Insyaallah kita berdiri di posisi netral, tidak ada kepentingan kita, kita berbicara secara profesional, transparan, dan netralitas kita menjadi prioritas utama," kata dia.
Ia mengatakan jika ditemukan anngota Polri terlibat dalam mendukung salah satu paslon peserta Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang 2018, makan akan diberikan sangsi tegas.
"Tentunya ada sangsi yang berkaitan dengan netralitas itu, terkait masalah disiplin dan internal kepolisian. Hukuman disiplin dan secara etika dan profesionalitas itu ada," pungkasnya. (Antara)
Editor : Pradanna Putra
Waka Polda Kepulauan Riau Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, di Tanjungpinang, Rabu mengatakan perbantuan dalam rangka kesiapan Polres Tanjungpinang mengamankan Pilkada kota Tanjungpinang.
"Kita full back up berapa saja Polres Tanjungpinang butuhkan, kita kirim dari Polda Kepri. Untuk saat ini Brimob stay di Tanjungpinang," katanya.
Ia mengutarakan pengaman Pilkada Tanjungpinang menjadi prioritas utama Polri untuk menjadikan pelaksanaan Pilkada yang aman, nyaman dan damai.
Mengenai sejumlah titik rawan, di Tanjungpinang, Waka Polda Kepri menialai tidak terdapat titik rawan konflik Pilkada di Kota Tanjungpinang, meskipun demikian Polres Tanjungpinang bersama Polda Kepri tetap berupaya menjaga situasi politik di Tanjungpinang agar tetap aman.
"Kemungkinan tititik rawan sangat kecil, dan kita semua berharap semua elemen dan stake holder yang ada di Tanjungpinang ini berpartisipasi aktif untuk menjaga dan mendamaikan Pilkada ini sesuai dengan yang diharapkan," kata Yan.
Baca juga: Polres Tanjungpinang deklarasi damai sekaligus sispam kota
Waka Polda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah menghimbau agar anggota Polri di wilayah Kepri khususnya Tanjungpinang netral dalam menjalankan Pilkada.
"Insyaallah kita berdiri di posisi netral, tidak ada kepentingan kita, kita berbicara secara profesional, transparan, dan netralitas kita menjadi prioritas utama," kata dia.
Ia mengatakan jika ditemukan anngota Polri terlibat dalam mendukung salah satu paslon peserta Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang 2018, makan akan diberikan sangsi tegas.
"Tentunya ada sangsi yang berkaitan dengan netralitas itu, terkait masalah disiplin dan internal kepolisian. Hukuman disiplin dan secara etika dan profesionalitas itu ada," pungkasnya. (Antara)
Editor : Pradanna Putra
Pewarta : Aji Anugraha
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polri evaluasi soal desakan tarik Brimob dari pengamanan sipil usai kasus penganiayaan anak
25 February 2026 14:08 WIB
Menko Yusril tegaskan Brimob penganiaya anak di Maluku Harus diseret ke ranah etik dan pidana
22 February 2026 12:11 WIB
Operasi Aman Nusa I, Polda Kepri kirim 1 SKK personel Brimob BKO ke Polda Metro Jaya
26 October 2025 16:03 WIB
Kasus rantis Brimob, Kompol Kosmas masih pikir-pikir ajukan banding usai pecat
04 September 2025 6:16 WIB