Donasi makanan untuk tenaga medis kemasannya harus baru dan tertutup
Sabtu, 28 Maret 2020 14:09 WIB
Master Chef Indonesia Judge Degan Septoadji di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (28/3/2020). ANTARA/Aji Cakti
Jakarta (ANTARA) - Master Chef Indonesia Judge Degan Septoadji mengingatkan agar makanan-makanan yang akan didonasikan kepada para tenaga medis harus dikemas dengan wadah yang baru, bersih dan tertutup rapat serta rapih.
"Pengemasan atau packaging makanan juga sangat penting. Kita harus memastikan bahwa packaging makanan tersebut bersih," ujar Chef Degan Septoadji di Graha BNPB, di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan bahwa untuk wadah atau kemasan, misalnya kalau menggunakan styrofoam haruslah menggunakan styrofoam yang baru dan jangan pakai yang bekas.
Kemudian wadah atau kemasan makanan yang akan didonasikan bagi tenaga medis haruslah ditutup atau disegel dengan benar dan rapih.
"Siapa saja yang akan membungkus makanan tersebut harus dalam kondisi bersih dan menjaga kebersihan dirinya, seperti rajin mencuci tangan, menggunakan sarung tangan dan masker, kalau bisa rambut ditutup dengan cap atau penutup rambut," kata Master Chef Indonesia Judge tersebut.
Selain itu, menurut dia, mereka yang mengantarkan makanan tersebut juga harus dalam kondisi bersih dan rajin mencuci tangannya.
"Semua alat-alat untuk memasak juga harus dibersihkan setiap saat, jangan sampai satu alat terus menerus dipakai untuk memasak selama berjam-jam tanpa dibersihkan," ujarnya.
Sebelumnya Master Chef Indonesia Judge Degan Septoadji menyarankan agar makanan-makanan yang didonasikan untuk mendukung tenaga medis yang berjuang melawan COVID-19 haruslah seimbang dari segi nutrisi.
Chef Degan juga menambahkan bahwa yang juga penting adalah cara memasaknya, jadi jangan semua bahan masakan digoreng. semua dilakukan secara seimbang di mana ada masakan ada yang digoreng, dikukus dan juga dipanggang. "Ini semua istilahnya metode memasak atau cooking method yang sehat," katanya.
"Pengemasan atau packaging makanan juga sangat penting. Kita harus memastikan bahwa packaging makanan tersebut bersih," ujar Chef Degan Septoadji di Graha BNPB, di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan bahwa untuk wadah atau kemasan, misalnya kalau menggunakan styrofoam haruslah menggunakan styrofoam yang baru dan jangan pakai yang bekas.
Kemudian wadah atau kemasan makanan yang akan didonasikan bagi tenaga medis haruslah ditutup atau disegel dengan benar dan rapih.
"Siapa saja yang akan membungkus makanan tersebut harus dalam kondisi bersih dan menjaga kebersihan dirinya, seperti rajin mencuci tangan, menggunakan sarung tangan dan masker, kalau bisa rambut ditutup dengan cap atau penutup rambut," kata Master Chef Indonesia Judge tersebut.
Selain itu, menurut dia, mereka yang mengantarkan makanan tersebut juga harus dalam kondisi bersih dan rajin mencuci tangannya.
"Semua alat-alat untuk memasak juga harus dibersihkan setiap saat, jangan sampai satu alat terus menerus dipakai untuk memasak selama berjam-jam tanpa dibersihkan," ujarnya.
Sebelumnya Master Chef Indonesia Judge Degan Septoadji menyarankan agar makanan-makanan yang didonasikan untuk mendukung tenaga medis yang berjuang melawan COVID-19 haruslah seimbang dari segi nutrisi.
Chef Degan juga menambahkan bahwa yang juga penting adalah cara memasaknya, jadi jangan semua bahan masakan digoreng. semua dilakukan secara seimbang di mana ada masakan ada yang digoreng, dikukus dan juga dipanggang. "Ini semua istilahnya metode memasak atau cooking method yang sehat," katanya.
Pewarta : Aji Cakti
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan Natuna evaluasi kelayakan fasilitas kesehatan di pulau penyangga
08 May 2026 19:45 WIB
Tenaga medis KN Tanjung Datu obati nelayan yang sakit saat melaut di Perairan Natuna
21 November 2024 6:59 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
KSOP Batam evakuasi 9 awak kapal MV Golden Star 1 yang tenggelam di Selat Malaka
06 June 2026 12:21 WIB