Pedagang Pasar Pramuka positif COVID-19
Rabu, 22 Juli 2020 16:05 WIB
Petugas keamanan berbincang dengan warga di depan Pasar Pramuka, Jakarta, Minggu. (12/7/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Jakarta (ANTARA) - Pengelola Pasar Alat Kesehatan (Alkes) Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, kembali menemukan sejumlah pedagang yang positif tertular COVID-19 berdasarkan hasil tes usap.
"Enam dari 159 peserta tes cepat dan tes usap, positif (COVID-19)," ujar Kepala Pasar Pramuka Jakarta Timur, Saniyem di Jakarta, Rabu.
Pedagang tersebut menjalani tes usap dan tes cepat pada Rabu (15/7) yang dilaksanakan petugas Puskesmas setempat.
Pedagang tersebut saat ini diharuskan menjalani karantina mandiri maupun di rumah sakit sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan.
"Sudah mengikuti prosedur semua sesuai dengan ketentuan prosedur kesehatan," katanya.
Pada beberapa pekan sebelumnya ditemukan satu pedagang Pasar Pramuka yang positif COVID-19.
Atas temuan itu pengelola pasar memutuskan untuk menghentikan operasional pada 11-13 Juli 2020 lalu serta menggelar tes usap dan tes cepat.
Saniyem menambahkan kegiatan tes usap pada Rabu (15/7) baru menyasar 15 persen dari total 1.000 pedagang alat kesehatan di Pasar Pramuka.
"Kami sedang menjadwalkan tes cepat dan usap, setelah nanti kami musyawarahkan dengan paguyuban serta wilayah," ujar Saniyem.
"Enam dari 159 peserta tes cepat dan tes usap, positif (COVID-19)," ujar Kepala Pasar Pramuka Jakarta Timur, Saniyem di Jakarta, Rabu.
Pedagang tersebut menjalani tes usap dan tes cepat pada Rabu (15/7) yang dilaksanakan petugas Puskesmas setempat.
Pedagang tersebut saat ini diharuskan menjalani karantina mandiri maupun di rumah sakit sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan.
"Sudah mengikuti prosedur semua sesuai dengan ketentuan prosedur kesehatan," katanya.
Pada beberapa pekan sebelumnya ditemukan satu pedagang Pasar Pramuka yang positif COVID-19.
Atas temuan itu pengelola pasar memutuskan untuk menghentikan operasional pada 11-13 Juli 2020 lalu serta menggelar tes usap dan tes cepat.
Saniyem menambahkan kegiatan tes usap pada Rabu (15/7) baru menyasar 15 persen dari total 1.000 pedagang alat kesehatan di Pasar Pramuka.
"Kami sedang menjadwalkan tes cepat dan usap, setelah nanti kami musyawarahkan dengan paguyuban serta wilayah," ujar Saniyem.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pramuka Kwarda Kepri salurkan bantuan Rp23,8 juta untuk korban bencana Sumatera
18 December 2025 7:00 WIB
Basarnas Natuna edukasi anak pramuka mengenai cara menangani korban kecelakaan
13 August 2024 19:13 WIB, 2024