IGD RSUP Kepri untuk sementara ditutup cegah penularan COVID-19
Minggu, 9 Agustus 2020 9:10 WIB
RSUP Kepri (Nikolas Panama)
Tanjungpinang (ANTARA) - Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ICU Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepulauan Riau) ditutup sementara untuk mencegah penularan COVID-19.
Pelaksana tugas Direktur RSUP Kepri Elfiani Sandri di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan penutupan sementara kedua instalasi itu menyusul ada dua orang tenaga kesehatan yang positif tertular COVID-19.
Penutupan sementara kedua ruangan tersebut dimulai Sabtu ini pukul 08.00 WIB. Pihak RSUP Kepri akan mengumumkan jika kedua instalasi itu kembali dibuka.
Menurut dia, petugas di instalasi tersebut yang kontak erat dengan pasien COVID-19 menjalani karantina mandiri.
"Kami melakukan desinfeksi ulang ruangan pelayanan supaya aman," katanya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengatakan bahwa dua orang tenaga kesehatan tertular COVID-19. Mereka tertular COVID-19 dari pasien yang dirawat, juga saat melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak dengan pasien COVID-19.
Kedua tenaga kesehatan itu yakni DF (34) dan DB (25). "Mereka terkonfirmasi sebagai Pasien Nomor 81 dan 83," ucapnya.
Berdasarkan catatan, Rahma dan Sandri juga sempat tes usap karena kontak erat dengan Gubernur Kepri Isdianto dan staf protokol yang positif COVID-19 saat menghadiri acara serimonial di Tanjungpinang sehari seusai pelantikan Isdianto sebagai gubernur. Hasil pemeriksaan dengan metode PCR, Rahma dan Sandri negatif COVID-19.
Pelaksana tugas Direktur RSUP Kepri Elfiani Sandri di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan penutupan sementara kedua instalasi itu menyusul ada dua orang tenaga kesehatan yang positif tertular COVID-19.
Penutupan sementara kedua ruangan tersebut dimulai Sabtu ini pukul 08.00 WIB. Pihak RSUP Kepri akan mengumumkan jika kedua instalasi itu kembali dibuka.
Menurut dia, petugas di instalasi tersebut yang kontak erat dengan pasien COVID-19 menjalani karantina mandiri.
"Kami melakukan desinfeksi ulang ruangan pelayanan supaya aman," katanya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengatakan bahwa dua orang tenaga kesehatan tertular COVID-19. Mereka tertular COVID-19 dari pasien yang dirawat, juga saat melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak dengan pasien COVID-19.
Kedua tenaga kesehatan itu yakni DF (34) dan DB (25). "Mereka terkonfirmasi sebagai Pasien Nomor 81 dan 83," ucapnya.
Berdasarkan catatan, Rahma dan Sandri juga sempat tes usap karena kontak erat dengan Gubernur Kepri Isdianto dan staf protokol yang positif COVID-19 saat menghadiri acara serimonial di Tanjungpinang sehari seusai pelantikan Isdianto sebagai gubernur. Hasil pemeriksaan dengan metode PCR, Rahma dan Sandri negatif COVID-19.
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
RSUD Kepri dapat pendampingan perbaikan tata kelola dari RSUP Hasan Sadikin Bandung
05 January 2026 14:19 WIB
Jenazah pebulu tangkis China masih disimpan di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta
13 July 2024 5:28 WIB, 2024
Korban meninggal dunia pada kebakaran gudang LPG di Denpasar bertambah jadi 5 orang
12 June 2024 16:56 WIB, 2024
RSUD RAT dan RSUP Sardjito jalin kerja sama manajemen layanan rumah sakit
15 November 2023 15:07 WIB, 2023
RSUP H Adam Malik prediksi 800 warga Sumatera Utara alami aneurisme setiap tahun
16 June 2023 21:22 WIB, 2023
Enam anak usia 1-5 tahun di Sumut meninggal akibat penyakit ginjal akut misterius
19 October 2022 6:06 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BPJS Kesehatan Natuna evaluasi kelayakan fasilitas kesehatan di pulau penyangga
08 May 2026 19:45 WIB