Gubernur Kepri paparkan lima misi pada Musrenbang RPJMD 2021

id Musrenbang RPJMD 2021

Gubernur Kepri paparkan lima misi  pada Musrenbang RPJMD 2021

Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Wakil Gubernur Marlin Agustina, Sekda TS Arif Fadillah dan Waka I DPRD Dwi Kumalasari saat membuka Musrenbang RPJMD 2021 di Dompak, Kamis (17/6/2021). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Kepri)

Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memaparkan lima misi pada pembukaan Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021 di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis.

Ansar pada kesempatan itu mendorong percepatan pembangunan di "Negeri Segantang Lada" ini berdasarkan pada visi terwujudnya Kepri yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya.

Dalam pelaksanaan pembangunan tersebut, katanya, pemprov akan melaksanakannya dengan perumusan RPMJD yang sesuai dengan visi misi gubernur dan wakil gubernur.

"Penyusunan RPJMD ini merupakan kewajiban kita, dan di sinilah kita merumuskan arah kebijakan untuk membuat Kepri menjadi lebih baik lagi," katanya.

Ia menjelaskan tujuan penyusunan RPJMD untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan,sasaran, strategi, arah kebijakan, dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.

Pihaknya telah merumuskan lima misi untuk mewujudkan visi misi gubernur dan wakil gubernur, yakni percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi berbasis kemaritiman dan keunggulan wilayah untuk peningkatan kemakmuran masyarakat, mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas, sehat dan berdaya saing dengan berbasis iman dan takwa, melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka, dan berorientasi pelayanan serta berwawasan lingkungan, mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu serta budaya nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, serta mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur antarpulau guna pengintegrasian dan percepatan pembangunan kawasan pesisir.

"Kelima misi ini merupakan hal-hal esensial yang harus kita jalani dan implementasikan dalam berjalannya pemerintahan provinsi sampai dengan tahun-tahun mendatang," katanya.

Pemprov Kepri telah menetapkan beberapa target yang harus dikejar dalam RPJMD ini, antara lain pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus mencapai angka 78.47 pada 2026, persentase penduduk miskin yang ditargetkan turun ke angka 5.57, dan Indeks Reformasi Birokrasi meningkat ke angka 80.23.

Politikus Golkar ini menyampaikan untuk mempercepat pembangunan akan dilakukan kebijakan dengan sistem Cross Cutting, yaitu beberapa program pemerintah daerah yang akan dilakukan dengan bentuk kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah dan/atau antarkabupaten/kota.

Kepala Barenlitbang Provinsi Kepri Andri Rizal mengungkapkan perumusan RPJMD dilakukan paling lambat 75 hari setelah kepala daerah dilantik oleh Presiden.

"Pada tahap awal dilakukan persiapan penyusunan meliputi penyusunan rancangan keputusan kepala daerah tentang pembentukan tim penyusun RPJMD, orientasi mengenai RPJMD, penyusunan agenda kerja tim penyusun RPJMD, penyiapan data dan informasi perencanaan pembangunan daerah berdasarkan SIPD dan penyusunan rancangan teknokratik RPJMD," ujarnya.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar