BP Batam tanam 10.000 pohon jati emas di sepanjang jalan bandara

id Menanam pohon,BP Batam,Wisman,Kepri

BP Batam tanam 10.000 pohon jati emas di sepanjang jalan bandara

Kepala BP Batam bersama Wakil BP Batam saat membahas penanaman 10.000 pohon jati emas yang akan ditanam di sepanjang jalan ke bandara (ANTARA/HO-Humas BP Batam)

Batam (ANTARA) - Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menanam 10.000 pohon jati emas di sepanjang 15 kilometer jalan menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan beberapa ruas jalan di Batam.

“Dari target 7.000 pohon, jumlah yang didapat melampaui target menjadi lebih kurang 10.000 pohon. Ini dari hasil kerja sama dan dukungan mitra bisnis BP Batam, yaitu perbankan dan industri di Kota Batam. Ini sangat kami apresiasi,” ujar Kepala BP Batam Muhammad Rudi dari keterangan tertulis yang diterima Antara di Batam Kepulauan Riau, Rabu (22/6).

Rudi mengatakan, kegiatan menanam pohon ini dilaksanakan untuk menambah kenyamanan dan keindahan Kota Batam sebagai salah satu gerbang pariwisata di Indonesia bagian barat.

Baca juga:
Realisasi investasi PMA di Batam meningkat 35,7 persen


DPR RI setujui penambahan RM untuk BP Batam Rp386 miliar

“Bila Kota Batam nyaman, maka wisatawan pun akan merasa senang berkunjung,” ucap Rudi.

Rudi menjelaskan, untuk proses penyiapan lahan jati emas akan memakan waktu sekitar sebulan dimulai dari tanggal 24 Juni 2022 sampai 23 Agustus 2022. Sedangkan seremoni penanaman pohon jati emas akan dilangsungkan pada tanggal 24 Agustus 2022.

Pohon jati emas ini sendiri nantinya akan ditanam di sepanjang jalan mulai dari Laluan Madani, Simpang Kabil, lanjut ke Bundaran Punggur, sampai ke Bandara Hang Nadim dan kawasan Nongsa.

Rute tersebut dipilih dikarenakan pintu kedatangan wisatawan mayoritas melalui bandar udara dan merupakan jalur umum yang dilalui pelancong menuju ke destinasi wisata lainnya di Batam.

Selain itu, untuk perizinan lingkungan atas kegiatan ini juga sudah dipenuhi.“Jadi kita tanam pohon ini sejalan dengan pembangunan infrastruktur jalan lima lajur hingga tahun 2024 mendatang. Sehingga jalanan tertata, penghijauan pun terlaksana,” kata Rudi.

Meski demikian, ia menekankan proses pemeliharaan sama pentingnya dengan penanaman pohon. Menurutnya, tanpa pengelolaan yang baik dan dukungan dari semua pihak, usaha penghijauan ini tidak akan membuahkan hasil yang maksimal seperti yang dicita-citakan.

Ia kemudian mengajak para peserta kegiatan untuk membantu pelaksanaan kegiatan dan mengawal tumbuh-kembang serta kelestarian pohon Jati Emas ini.

Baca juga:
Kemenkes siap tambah kebutuhan di RSBP Batam

Skuad Persib Bandung dijamu Kepala BP Batam

 

“Semoga niat baik BP Batam menghijaukan dan memfasilitasi Kota Batam dengan infrastruktur jalan yang memadai dilancarkan dan didukung masyarakat Batam,” katanya.

Bibit pohon jati emas diketahui memiliki kecepatan pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan bibit jati konvensional. Pada usia 5-7 tahun pohon telah mencapai diameter 20-25 cm dengan tinggi 12-14 meter.

Karakteristik pohon jati emas dinilai baik karena sangat tinggi, dengan ranting dan cabang yang sedikit, sehingga tidak mengganggu penerangan alami jalan.

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE