
Dishub Karimun Targetkan Pendapatan Rp15 Miliar

Karimun (ANTARA News)- Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun Cendra Nawazir mengatakan pihaknya pada 2011 menargetkan pendapatan dari sektor kepelabuhan sebesar Rp15 miliar.
"Saya optimistis bisa mencapai target tersebut, mengingat jumlah tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal semakin banyak yang datang ke Pulau Karimun Besar seiring realisasi investasi para investor di wilayah perdagangan bebas ini," katanya di Karimun, Selasa.
Ia mengatakan pada 2010 instansinya menetapkan target pendapatan sebesar Rp6 miliar, namun realisasinya mencapai Rp10 miliar.
Pendapatan dari sektor kepelabuhan dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat. Pada 2009 pendapatan yang diperoleh dari retribusi pelayanan kepelabuhanan dalam negeri sebesar Rp202,4 juta, sedangkan dari retribusi kepelabuhanan luar negeri Rp4,6 miliar.
"Sedangkan pada 2010, nilai nominal pendapatan dari retribusi kepelabuhanan meningkat secara signifikan, yaitu untuk retribusi pelayanan kepelabuhanan dalam negeri mencapai Rp273,8 juta dan dari retribusi pelayanan kepelabuhanan luar negeri mencapai Rp6,1 miliar," ujarnya.
Ia juga optimistis dalam lima tahun ke depan pendapatan dari sektor kepelabuhanan dapat menggantikan sekitar 70 persen pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pertambangan.
"Hal ini didukung besarnya potensi jasa di sektor kepelabuhanan yang dimiliki Karimun," katanya.
Cendra Nawazir mengatakan, agar pengelolaan potensi di sektor kepelabuhanan bisa optimal, pihaknya mengandalkan peran Badan Usaha Pelabuhan (BUP) milik Pemerintah Kabupaten Karimun.
"Peran BUP Karimun sudah bisa disejajarkan dengan Pelindo sebagai operator pelabuhan di Karimun. Sampai saat ini BUP Karimun merupakan satu-satunya badan usaha milik daerah di sektor kepelabuhanan di Indonesia yang sudah memiliki izin dari Dirjen Perhubungan Laut," katanya.(ANT-HAM/E005/Btm2)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
