Logo Header Antaranews Kepri

Imigran Myanmar Berniat Hengkang ke Malaysia

Senin, 14 November 2011 18:59 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Imigran gelap berkebangsaan Myanmar yang pada Minggu dinihari kabur dari Rumah Detensi Imigrasi Tanjungpinang, Kepulauan Riau, berniat hengkang ke Malaysia.

"Ada 16 orang yang hendak kabur ke Malaysia. Tetapi, saya dan seorang teman jatuh saat naik ke lantai tiga," kata M Johar, salah seorang imigran asal Myanmar, di Rumah Sakit Angkatan Laut Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, Senin.

Johar fasih berbahasa Indonesia.

Tulang kaki kirinya patah akibat terjatuh saat memanjat dinding dengan beberapa selimut yang diikat sepanjang sekitar 14 meter dari lantai satu ke lantai tiga di Blok A Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang.

Ia kini dirawat di rumah sakit dengan tangan diborgol.

Sedangkan seorang rekan Johar yang juga ingin kabur tewas, karena kepalanya terbentur lantai pada saat selimut yang difungsikan seperti tali tersebut putus.

"Kami mau kabur karena sudah tidak tahan," ujar Johar.

Dua dari 14 orang imigran berkebangsaan Myanmar berhasil ditangkap pada Minggu (13/11) malam. Sementara 12 orang lainnya masih dalam pengejaran.

Terkait permasalahan itu, Kepala Bagian Operasional Polres Tanjungpinang, Prasetyo R Purboyo, menyatakan telah menduga imigran tersebut akan kabur ke Malaysia melalui pelabuhan tidak resmi.

"Tidak mungkin mereka berani kabur melalui pelabuhan resmi. Karena itu kemungkinan mereka akan menggunakan jalur keluar masuk TKI ilegal yang berniat bekerja ke Malaysia," kata Prasetyo.

Ia mengatakan, Polres Tanjungpinang telah berkoordinasi dengan Polres Bintan untuk menjaga ketat seluruh pintu pelabuhan resmi maupun pelabuhan rakyat.

"Kami tetap membantu mencari 12 orang imigran gelap Myanmar, meski anggota kepolisian tidak dilibatkan dalam mengamankan Rudenim Tanjungpinang," ungkapnya.

(KR-NP/A013)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026