Logo Header Antaranews Kepri

Panwaslu: Wali Kota Tanjungpinang Langgar UU Pemda

Kamis, 18 Oktober 2012 20:15 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Panitia Pengawas Pemilu Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menilai Wali Kota Suryatati A Manan melanggar undang-undang karena fotonya sebagai kepala daerah terpampang di sejumlah baliho yang mengajak masyarakat memilih putrinya, Maya Suryanti, dalam pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan 31 Oktober 2012.

"Itu sudah jelas-jelas melanggar UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 80 dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah," kata Ketua Panwaslu Tanjungpinang, Mas Furqon di Tanjungpinang, Kamis.

Dalam baliho "Perempuan Bisa Pilih Nomor 1" yang terpajang di tiga titik sudut Kota Tanjungpinang, terdapat foto Suryatati A Manan sebagai Wali Kota Tanjungpinang, Ratu Atut Chosiyah sebagai Gubernur Banten, Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden RI, dan sejumlah pemimpin perempuan dunia.

"Pada Pasal 80 UU Nomor 32 2004 itu jelas menyebutkan pejabat negara, pejabat struktural dan fungsional dalam jabatan negeri, dan kepala desa dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye," jelas Furqon.

Pemasangan foto Megawati Soekarnoputri juga mendapat protes resmi tim Lis Darmansyah-Syahrul yang diusung oleh PDI Perjuangan, karena Maya Suryanti yang berpasangan dengan Tengku Dahlan tidak diusung oleh PDI Perjuangan.

"Selain melanggar UU dan PP, pemasangan foto kepala daerah dan Megawati Soekarnoputri juga bisa memicu konflik Pilkada Tanjungpinang," ujar Furqon.

Panwaslu Tanjungpinang telah melakukan rapat pleno dan keputusannya segera disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang.

"Keputusan pleno Panwaslu jelas pemasangan foto Suryatati A Manan sebagai Wali Kota Tanjungpinang itu melanggar UU dan segera kami surati KPU," katanya.

Selain itu, Panwaslu juga sedang membahas keberatan dari tim Lis Darmansyah-Syahrul terhadap pemasangan foto Megawati, yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan.

"Kami berharap kepada semua peserta pilkada untuk saling menghormati dan tidak menimbulkan konflik atau perpecahan selama kampanye atau pemilihan," kata Furqon. (ANTARA)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026