Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna mendukung kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan program tersebut di wilayah setempat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna Boy Wijanarko di Natuna, Selasa, mengatakan pembentukan satgas itu tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 400.5.7/4072/SJ terkait dengan percepatan penyelenggaraan program MBG di daerah.
"Pembentukan satgas ini didasarkan pada arahan pemerintah pusat, khususnya melalui surat edaran Kementerian Dalam Negeri, agar pemerintah daerah turut berperan aktif dalam mempercepat pelaksanaan program MBG," ucap dia.
Dia menjelaskan satgas berperan sebagai pendukung dalam berbagai aspek penyelenggaraan program MBG.
Tugas utama satgas, antara lain membantu Badan Gizi Nasional (BGN) memetakan lokasi yang layak untuk pendirian dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menyediakan data penerima manfaat, memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan, serta mendukung kelancaran rantai pasok logistik.
Baca juga: SPPG Batu Hitam Kabupaten Natuna kembali sajikan MBG basah
Selain itu, membantu mengawasi keamanan dan mutu pangan yang disajikan kepada para penerima manfaat.
Surat keputusan (SK) pembentukan satgas sudah selesai disusun dan sedang dalam proses finalisasi oleh Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna.
"SK sudah kami buat dan sedang dalam tahap pemrosesan. Dalam waktu dekat akan segera disahkan," ujar dia.
Pihak-pihak yang dilibatkan dalam satgas ini berasal dari berbagai lintas sektor, seperti unit kerja terkait di lingkungan Pemkab Natuna, Persatuan Ahli Gizi Indonesia, serta organisasi masyarakat, seperti Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Tim satgas diketuai Sekda Natuna, sedangkan bupati sebagai pembinaan dan wakil bupati sebagai pengarah.
Baca juga: Pemkab Natuna: Edukasi anti kekerasan penting untuk cegah anak jadi korban
Dengan terbentuk satgas ini, dia mengharapkan, pelaksanaan program MBG di Natuna dapat berjalan lebih terkoordinasi dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan gizi anak-anak di daerah perbatasan dengan negara tetangga tersebut.
"Saat ini baru ada SPPG atau dapur yang berdiri di Natuna. Ke depan akan berdiri beberapa dapur lagi," ujar dia.
Baca juga: PPA Natuna berikan konseling keluarga rentan kekerasan di pulau terluar

Komentar