
Sebanyak 696 RTLH Batam Akan Direhab

Batam (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau akan merehab sebanyak 696 rumah tidak layah huni di Batam pada 2013 untuk mempercepat upaya pengentasan kemskinan.
"Program rehab rumah tersebut akan mulai dikerjakan paling lambat pertengahan 2013," kata Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam, Raja Kamaruzaman di Batam, Jumat.
Ia mengatakan, pemerintah provinsi akan menanggung biaya dua kali lipat dari anggaran yang dikeluarkan pemerintah kota.
"Dari 696 rumah yang akan direhab tersebut, pemerintah kota hanya menanggung biaya untuk 232 unit, sementara sebanyak 462 unit akan dibiayai provinsi," kata dia.
Raja mengatakan saat ini tim sedang melakukan verifikasi tahap awal terhadap usulan dari tiap kelurahan untuk menentukan rumah yang akan direhab.
"Kelurahan sudah mengajukan rumah-rumah didaerahnya yang akan direhab. Kami akan melakukan survei ke lapangan untuk melihat langsung rumah-rumah tersebut," kata Raja.
Pada 2013, kata dia, bantuan akan diprioritaskan untuk merehab rumah-rumah dipesisir yang benar-benar sudah tidak layak huni.
"Sebagian besar memang ditujukan untuk daerah pesisir sekitar Pulau Batam. Sementara untuk rumah di Batam hanya sedikit saja," kata dia.
Raja memperkerikan, dari sekian banyak kelurahan yang ada di Batam, hanya sekitar 20 kelurahan yang berada dikantong-kantong kemiskinan akan menerima bantuan.
Menurut kepala dinas, pada 2013 satu rumah dibantu Rp20.075.000, naik dari bantuan tahun lalu yang hanya besaranya Rp15 untuk rumah di darat dan Rp18,65 juta untuk rumah yang berada di tepi laut.
Ia mengatakan, pada 2012 pemerintah telah membangun sebanyak 300 RLTH yang saat ini sudah dihuni oleh pemiliknya.(*)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
