Logo Header Antaranews Kepri

Diskominfo dan Polda Kepri kolaborasi dukung ketahanan pangan

Selasa, 7 Oktober 2025 08:17 WIB
Image Print
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwan Pandra Arsyad dan Kabid Komunikasi dan Kehumasan Diskominfo Kepri Trio Andana di Kantor Diskominfo Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (6/10/2025). ANTARA/HO-Diskominfo Kepri

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau (Diskominfo Kepri) bersama Kepolisian Daerah (Polda) setempat membangun kolaborasi digital dalam rangka mendukung ketahanan pangan maritim di daerah tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwan Pandra Arsyad mengatakan sinergi antara institusi humas pemerintah dan kepolisian dapat menjadi pendorong utama dalam menyebarluaskan informasi yang edukatif kepada masyarakat.

“Humas adalah garda depan penyampai pesan pembangunan, maka itu kolaborasi antara Polda dan Diskominfo menjadi sangat penting guna memastikan setiap pesan sampai dengan tepat, akurat, dan berdampak bagi masyarakat,” kata Kombes Pandra saat berkunjung ke kantor Diskominfo Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (6/10).

Dalam kunjungannya itu, Kombes Pandra memaparkan proyek perubahan ketahanan pangan maritim, sebuah inisiatif inovatif untuk memperkuat sektor pangan berbasis kelautan di wilayah perbatasan Kepri.

Baca juga: Cuaca Kepri hari ini diprakirakan berawan

Proyek itu, menurut dia, berfokus pada pembentukan aliansi strategis kehumasan guna membangun ekosistem ketahanan pangan maritim secara kolaboratif dan partisipatif.

Program tersebut, lanjutnya, diimplementasikan pertama kali melalui peluncuran Kampung Pangan Laut (KAPAL) di Desa Pengudang, Kabupaten Bintan, yang diresmikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Senin sore.

“Proyek ini digagas untuk menjawab tantangan ketahanan pangan di wilayah maritim dan perbatasan. Kami ingin menghadirkan sinergi lintas sektor antara aparat kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat agar Kepri menjadi daerah yang tangguh dalam menghadapi potensi krisis pangan,” ujar Pandra.

Kabid Humas turut menjelaskan proyek itu tidak hanya berfokus pada penguatan produksi pangan laut, tetapi juga pemberdayaan masyarakat pesisir agar mandiri secara ekonomi.

Melalui pendekatan kehumasan yang kolaboratif, lanjutnya, Polda Kepri ingin membangun kesadaran bersama menjaga sumber daya maritim yang berarti menjaga masa depan daerah tersebut.

"Maka itu, kami menekankan pentingnya peran komunikasi publik dalam mendukung keberhasilan proyek ini, salah satunya melalui sinergi antara Diskominfo dan Polda Kepri," katanya pula.

Baca juga: Ekspor ayam hidup ke Singapura jadi sejarah baru bagi Bintan

Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi dan Kehumasan Diskominfo Kepri Trio Andana mengatakan menyambut baik kunjungan sekaligus inisiatif strategis yang dipaparkan Kabid Humas Polda Kepri.

Diskominfo Kepri siap berkolaborasi memperkuat komunikasi publik serta mendukung penyebaran informasi positif mengenai program ketahanan pangan maritim.

“Kami mengapresiasi langkah Polda Kepri tidak hanya memperkuat fungsi kehumasan, tapi membawa inovasi pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat. Diskominfo siap mendukung dari sisi publikasi dan komunikasi digital,” katanya.

Trio mengatakan sinergi antara Diskominfo dan Polda Kepri akan menjadi model kolaborasi yang ideal antara lembaga pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendorong ketahanan pangan, kedaulatan maritim serta pemberdayaan masyarakat perbatasan.

Dengan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang kuat, lanjutnya, Kepri bisa menjadi provinsi percontohan dalam hal pengelolaan informasi dan pembangunan sektor maritim yang berkelanjutan.

Baca juga:
Gubernur Kepri meresmikan kampung pangan laut ketiga di Desa Pengudang

Telkomsel genjot literasi data mahasiswa lewat Kompetisi Riset Nasional 2025



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026