Logo Header Antaranews Kepri

BPBD Natuna imbau warga pesisir waspadai banjir rob pada 5--10 Desember

Selasa, 2 Desember 2025 14:00 WIB
Image Print
Kendaraan milik BPBD Natuna, di Natuna, Kepri pada Selasa (2/12/2025). ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 5–10 Desember 2025.

Kepala Pelaksana BPBD Natuna Raja Darmika di Natuna, Selasa, mengatakan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir Pulau Bunguran, Serasan, Serasan Timur, Midai, Subi, Seluan dan Pulau Laut.

Kenaikan pasang air laut diperkirakan dapat menyebabkan air meluap ke permukiman, terutama di daerah rendah dan dekat garis pantai.

"Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Natuna memiliki potensi bencana banjir rob khususnya di pesisir pulau," katanya.

Baca juga: Ditpolairud Polda Kepri jalankan program-program prioritas Baharkam Polri

BPBD meminta masyarakat untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari pihak berwenang. Warga juga diminta mengamankan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi, serta memastikan anak-anak dan lansia berada di lokasi yang aman jika terjadi luapan air tiba-tiba.

“Yang harus dilakukan masyarakat adalah memastikan barang dan alat-alat aman. terutama kabel listrik yang di bawah hati-hati. Jika memungkinkan pindah dulu sementara,” kata dia.

Hal lain yang perlu diperhatikan lanjut dia adalah saluran air di sekitar rumah, dengan membersihkannya guna memperlancar aliran jika terjadi genangan, serta menyiapkan tas siaga berisi dokumen penting, obat-obatan, senter, dan keperluan darurat lainnya.

Baca juga: Imigrasi Batam hadirkan layanan paspor cepat untuk darurat medis melalui Immicare

Selain itu, nelayan diimbau memeriksa kembali perkiraan gelombang sebelum melaut dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan.

BPBD menegaskan bahwa langkah kesiapsiagaan masyarakat sangat penting untuk meminimalkan risiko dan dampak banjir rob selama periode tersebut.

"Ketinggian gelombang dan pasang laut diperkirakan meningkat seiring pengaruh angin yang menguat," ucap dia.

Baca juga:
Pemkab Karimun antisipasi kenaikan harga cabai akibat bencana Sumatera

Polairud Polda Kepri dapat tambahan 3 kapal patroli



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026