Pemadaman Internet di Iran sudah berlangsung lebih dari 70 jam

id Iran,Pemadaman internet,Mohammad-Reza Farzin

Pemadaman Internet di Iran sudah berlangsung lebih dari 70 jam

Ilustrasi - Aksi protes di Iran. Anadolu/as. (ANTARA/Anadolu)

Teheran (ANTARA) - Pemadaman internet di ibu kota Iran, Teheran, sudah berlangsung selama lebih dari 70 jam atau memasuki hari keempat, menurut laporan salah satu koresponden RIA Novosti.

Layanan seluler pada siang hari terputus-putus dan mati pada malam hari, sementara layanan pesan SMS juga ditangguhkan, katanya.

Pada 8 Januari layanan pemantauan internet NetBlocks mengatakan Iran mengalami pemadaman internet nasional pertama selama terjadi gelombang protes dan aksi mogok saat ini yang dipicu oleh inflasi, penurunan standar hidup dan penurunan daya beli.

Baca juga: Trump klaim dirinya sebagai presiden sementara Venezuela

Aksi protes di Iran pertama kali pecah pada akhir Desember 2025 di tengah kekhawatiran kenaikan inflasi yang dipicu oleh melemahnya mata uang lokal, rial Iran.

Para demonstran mengeluhkan anjloknya nilai tukar mata uang yang mendorong kenaikan harga grosir dan eceran.

Sehubungan dengan situasi tersebut, Gubernur Bank Sentral Iran Mohammad-Reza Farzin mengundurkan diri dan digantikan oleh Abdolnaser Hemmati.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemadaman Internet di Iran berlanjut hingga hari keempat

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE