Logo Header Antaranews Kepri

BP Batam Robohkan 1.000 Reklame Bermasalah

Selasa, 2 Juli 2013 22:34 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Batam merobohkan kurang lebih 1.000 papan reklame bermasalah di kawasan pusat niaga Jodoh dan Nagoya selama dua hari terakhir.

"Penertiban pada hari Minggu (30/6) malam dan Senin (1/7) malam setidaknya 1.000 reklame ukuran di bawah 3x4 meter kami robohkan karena tidak sesuai dengan ketentuan dan membahayakan pengguna jalan," kata Kepala Seksi Penghijauan Pertamanan dan Penataan Reklame BP Batam Dicky Indramuliawan di Batam, Selasa.

Ia menjelaskan alasan pihaknya melakukan penertiban pada malam hari, antara lain, menghindari gangguan terhadap pengguna jalan karena penertiban menggunakan crane dan kendaraan berukuran besar.

"Kalau malam hari, lalu lintas lebih lengang. Jadi, penertiban tidak begitu mengganggu pengguna jalan di Batam. Selain itu, penertiban juga bisa lebih cepat," kata dia.

Dicky mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan penertiban kawasan niaga Jodoh-Nagoya pada satu dua malam ke depan, sedangkan pada bulan puasa tidak ada penertiban reklame.

"Penertiban akan menyelesaikan kawasan Jodoh-Nagoya. Mudah-mudahan dalam satu dua malam selesai. Selanjutnya, penertiban akan dilakukan lagi setelah Idul Fitri," kata Dicky.

Sebelum melakukan penertiban terhadap 1.000 reklame dalam dua malam terakhir, pihaknya juga menertibkan sekitar 390 reklame.

Reklame tersebut, kata dia, berada di sejumlah titik, mulai Simpang Jam Batam Centre sampai Simpang KDA. Pihaknya berhasil membongkar 53 reklame bermasalah pada tanggal 4 Maret.

Kemudian, pada tanggal 6 Maret penertiban dilakukan di Simpang KDA sampai Bundaran Punggur dengan membongkar 33 reklame.

Selanjutnya, pada tanggal 7 Maret penertiban dimulai dari Bundaran Punggur berbalik arah ke Simpang Jam dan berhasil mendapatkan 38 reklame berbagai ukuran yang menyalahi aturan dan tidak membayar pajak. Penertiban dari Simpang Jam hingga Simpang Masjid Raya berhasil mendapatkan 69 reklame berbagai ukuran.

Dari Simpang Masjid Raya hingga Simpang Rosdale berjarak sekitar 3 kilometer kembali ditertibkan 86 reklame pada kanan dan kiri jalan.

Pada tanggal 15 April 2013, dari penertiban di samping Gedung BI sampai kawasan Bida Asri I Batam Centre berhasil dirobohkan 48 reklame berbagai ukuran.

Terakhir pada tanggal 27 Mei ditertibkan sebanyak 62 buah reklame dari Simpang Rosdale Batam Centre hingga kawasan Pelabuhan Domestik, Internasional, dan Beton Sekupang.

Menurut dia, membutuhkan waktu tiga tahun untuk menertibkan semua reklame di Batam berdasarkan masterplan yang mulai diterapkan pada 2012.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026