Logo Header Antaranews Kepri

Dana MTQ Nasional di Batam Dipangkas Setengah

Senin, 26 Agustus 2013 16:58 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Dana pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) nasional tahun 2014 di Batam dipangkas setengah dari Rp183 miliar menjadi Rp90 miliar karena banyak penganggaran ganda dari Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Ketua Panitia MTQ Nasional Soeryo Respationo mengatakan, Senin, setelah panitia melakukan verifikasi anggaran, ditemukan alokasi yang ganda, sehingga dilakukan pemotongan dana.

"Jelasnya, kemarin kita kumpulkan seluruh panitia untuk verifikasi anggaran agar tidak terjadi 'double budget',"kata Soeryo.

Dana itu, kata dia, digunakan mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pelaksanaan acara.

Soeryo yang juga Wakil Gubernur Kepulauan Riau itu mengatakan pemerintah provinsi dan Kota Batam terus mempercepat persiapan MTQ Nasional 2014 seperti pembangunan "astaka" dan perluasan jalan di sekitar Dataran Engku Putri, tempat pelaksanaan MTQ.

"Persiapan bangunan fisik harus dikerjakan dari sekarang," kata dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Batam mengatakan pihaknya memperluas jalan dua arah di Jalan Engku Putri yang menghadap gerbang utama Dataran Engku Putri.

"Anggarannya saya lupa, tetapi pembangunannya itu masing-masing satu jalur, ke arah BI dan My Mart satu jalur," kata dia.

Pedestrian di kiri dan kanan jalan akan digusur masing-masing sekitar tujuh meter untuk kebutuhan pelebaran jalan.

Menurut dia, pelebaran jalan tidak akan sampai melebihi pedestrian dan membuat bangunan di sekitarnya yaitu Masjid Agung Batam, Kantor DPRD, Kantor Pemkot, Kejaksaan, Kantor Imigrasi dan Bank Indonesia mundur.

"Tidak akan sampai pagar Masjid Raya, di luarnya saja," kata dia.

Pelebaran jalan itu dilakukan untuk menghindari kemacetan yang kerap terjadi di kawasan perkantoran itu. (Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026