
Natuna Kembali Diselimuti Asap Tebal

Natuna (Antara Kepri) - Asap tebal kembali menyelimuti wilayah Natuna, Rabu, sejak pagi hingga jelang malam terlihat makin menebal.
"Asap tebal ini sudah kelihatan semenjak pagi hari, namun saya tidak tahu dari mana asalnya," ungkap Saripan salah seorang warga Ranai.
Menurut Saripan, akhir-akhir ini wilayah Natuna sudah sering diselimuti asap tebal. Walaupun demikian belum menggangu aktifitas warga, seperti para nelayan dan para pengendara kendaraan bermotor.
"Jarak pandang pada hari ini hanya sekitar 3,5 ribu meter hingga 5 ribu meter. Biasanya, gunung Ranai masih tampak jelas dari jarak jauh, dan sekarang tidak tampak sama sekali. Walau demikian belum mengganggu aktifitas warga," katanya.
Sementara itu, salah seorang warga desa Air Lengit, SP 3 Kecamatan Bunguran Tengah, Muhiddin juga menuturkan, akibat asap tebal ini membuat suhu udara sedikit panas dari biasanya, bahkan membuat mata sedikit perih.
"Asap ini membuat suhu udara sedikit berbeda dari biasanya. Selain terasa gerah, juga terasa agak panas, mata juga terasa sedikt perih," katanya.
Muhiddin berharap, bila kondisi ini terus berlanjut, agar pemerintah daerah Natuna melalui Dinas Kesehatan atau instansi terkait agar bisa memberikan masker atau peringatan kepada warga, ini dimaksudakn agar kesehatan warga tidak terganggu.
Sebelumnya, pada bulan September lalu, tepatnya pada tanggal 15 September 2014, wilayah Natuna juga diselimuti asap tebal yang merupakan kiriman dari daerah Kalimantan dan Sumatra
Asap yang menyelimuti wilayah Natuna ini menurut pantauan BMKG Ranai waktu itu di sebabkan oleh pertemuan dari pergerakan dan pola angin bagian selatan sumatra menuju ke arah barat daya yang melintasi wilayah Natuna.
Kemudian dari arah selatan menuju arah timur tenggara yang berasal dari Kalimantan bagian Selatan juga menuju arah wilayah Natuna. Sehingga kedua arah angin ini bertemu di wilayah Natuna. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
