
Pemkot Sokong Batam Kota Gas 2018

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau siap menyokong rencana Pemerintah Pusat menetapkan Batam sebagai Kota Gas pada 2018, dengan berbagai kebijakan, program dan pembangunan.
"Kami siap melakukan apa saja demi mewujudkan Batam Kota Gas 2018, sepanjang menjadi kewenangan kami," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Batam, Selasa.
Ia mengatakan dibanding daerah lain di Indonesia, Batam sangat mungkin menjalankan kota gas dengan menjadikan gas bahan bakar utama dalam seluruh kegiatan masyarakat dan industri.
Apalagi, kata Wali Kota, jaringan gas di Batam sangat bagus. Batam dilalui dua pipa yang memasok gas ke Singapura, yaitu dari sumur gas di Jambi dan Natuna.
"Itu sangat mungkin, Insya Allah bisa," ucap Wali Kota.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral Kota Batam Amsakar Achmad menyatakan kota itu siap menjadi Kota Gas pada 2018 dengan banyaknya pembangunan infrastruktur untuk mencapai Batam Kota Gas pada 2018.
Rencananya PT Perusahaan Gas Negara akan membangun tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) untuk mendukung penggunaan energi gas sebagai bahan bakar alat transportasi. Dan saat ini sedang pembangunan satu unit SPBG yang terletak di belakang Kantor PGN Batam, sekitar Kampung Belian.
Kemudian, PGN juga berencana menambah instalasi pipa gas rumah tangga ke penjuru kota dalam program Sayang Ibu.
PGN tengah menyelesaikan dua pipa induk ke kawasan industri Batuampar. Dan pipa gas dari Panaran-Tanjunguncang sudah diresmikan beberapa waktu lalu, selain pipa ke Kawasan Industri Batam Centre yang sudah terbangun sejak lama.
Dari pipa utama itu, nantinya akan disampung pipa ke perumahan yang dilalui, untuk menyalurkan gas ke rumah tangga dan Usaha Kecil Menengah di lingkungan sekitar.
"Dari kondisi seperti itu, tinggal sedikit lagi saja Batam dikembangkan sebagai kota gas. PGN tinggal membuat skala prioritas untuk mendahulukan yang mana," kata Kepala Dinas, melanjutkan.
Sebelumnya di Batam, Menteri ESDM Sudirman Said menggadang Batam menjadi Kota Gas, setelah mayoritas energi yang digunakan di kota itu menggunakan bahan bakar gas.
"Kami punya satu kesepakatan dengan Pak Gubernur, kami jadikan Batam sebagai kota gas dengan energi bersih," ujar Menteri. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
