Logo Header Antaranews Kepri

Penumpang Hang Nadim Mulai Meningkat

Selasa, 15 Maret 2016 16:02 WIB
Image Print
Awalnya banyak pembatalan, khususnya yang setiap hari dilayani lebih dari sekali. Rata-rata dipadatkan jadwalnya menyiasati minimnya penumpang

Batam (Antara Kepri) - Jumlah pengguna transportasi udara melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam mulai meningkat setelah mengalami penurunan signifikan sejak awal Januari 2016.

"Sudah lumayan (ada peningkatan) meskipun belum sampai ramai seperti musim-musim liburan," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso di Batam, Senin.

Maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink, Sriwijaya Air yang selama beberapa pekan banyak mengurangi frekuensi penerbangannya dari Batam atau sebaliknya, kini sedikit demi sedikit sudah kembali terbang sesuai jadwal normal.

"Awalnya banyak pembatalan, khususnya yang setiap hari dilayani lebih dari sekali. Rata-rata dipadatkan jadwalnya menyiasati minimnya penumpang," katanya.

Selain itu, selama musim sepi penumpang, maskapai juga menjual tiket lebih murah dibandingkan saat-saat ramai penumpang dengan maksud menarik orang bepergian dengan penerbangan.

"Hari ini Wings Air sempat menurunkan penumpang jauh dari terminal karena apron penuh. Alhamdulillah jam-jam tertentu sudah padat," kata Suwarso.

Pada hari normal, Bandara Internasional Hang Nadim Batam melayani sekitar 120 kali penerbangan per hari baik domestik, internasional dengan total penumpang sekitar 15 ribu orang.

Namun, selama dua bulan terakhir pengurangan penerbangan perhari bisa mencapai belasan jadwal sehingga per hari hanya mencapai sekiat 10-11 ribu orang per hari.

"Perkiraan kami akhir Maret ini sepenuhnya akan normal mengingat sudah mendekati musim liburan," ujarnya.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam merupakan kapasitas milik BP Batam yang dibangun sejak periode 1980. Saat ini menjadi salah satu bandara terbesar di Sumatera dan menjadi penghubung (hub) Lion Air, Wings Air, Citilink yang memiliki banyak penerbangan ke berbagai daerah. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026