
Pemkot Batam Gelar Pasar Murah di Penyangga

Kapal yang sekarang rutenya baru Pulau Abang, Pulau Saga dan Pulau Cakang, tahun depan agar rutenya ditambah
Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menggelar pasar murah yang menjual kebutuhan pokok di pulau penyangga, Pulau Abang untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau.
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Jumat, mengatakan pemerintah memberikan subsidi sekira Rp60.000 untuk tiap paket kebutuhan pokok yang terdiri dari lima kg beras, dua liter minyak goreng dan dua kg gula pasir senilai Rp101.900.
"Pemerintah menambah kekurangan, masyarakat hanya membayar Rp50.000," kata Amsakar.
Ia mengaku angka kemiskinan di kota itu bertambah, sesuai dengan data terkini dari Badan Pusat Statistik sehingga pemerintah berkomitmen untuk menguranginya.
Selain bantuan kebutuhan pokok murah, pemerintah juga memberikan berbagai bantuan berupa pelatihan dan permodalan.
"Kami berharap bisa merupakan pancing, bukan makan, sebagai bentuk keberpihakan pemerintah," kata pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam itu.
Di tempat yang sama, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kota Batam Abidun Pasaribu menyatakan kebijakan penjualan sembako murah dibagi dalam dua tahap.
Pada tahap ke dua ini, pemerintah menyiapkan 1.200 paket.
Ia berharap bantuan yang diberikan pemerintah dapat tepat sasaran dan mengurangi beban masyarakat yang berhak.
"Mudah-mudahan jumlah rumah tangga sasaran bisa berkurang, baru berhasil kinerja Pemkot," kata dia.
Tokoh masyarakat Pulau Abang, Rahmad menyatakan bersyukur dan bangga pulau penyangga itu masuk dalam program bantuan Pemkot, dan mendapatkan kunjungan langsung dari Wali Kota dan Wakil wali Kota.
Dalam kesempatan itu ia menyampaikan beberapa kebutuhan warga, di antaranya pembangunan pelabuhan di Pulau Air Saga, penyambungan aliran listrik dan penambahan rute kapal antarpulau.
"Kapal yang sekarang rutenya baru Pulau Abang, Pulau Saga dan Pulau Cakang, tahun depan agar rutenya ditambah," kata dia.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
