Logo Header Antaranews Kepri

Penempatan mahasiswa di tujuh desa Lingga

Rabu, 14 Februari 2018 17:39 WIB
Image Print
Mahasiswa STPP Bogor saat foto bersama dengan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan. (Antaranews Kepri/Nurjali)
Untuk kloter pertama ini baru sampai dari STPP Malang dan Medan, jumlah totalnya sekitar 90 mahasiswa,

Lingga (Antaranews Kepri) - Mahasiswa Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian dari Malang, Medan dan Bogor akan tinggal ditujuh desa di Kabupaten Lingga untuk membantu mensukseskan program pemerintah Kabupaten Lingga dibidang pertanian. Daerah-daerah tersebut adalah daerah yang saat ini mendapat program persawahan dari kementerian pertanian RI untuk penanaman jagung dan padi seluas 1.800 hektar.

"Untuk kloter pertama ini baru sampai dari STPP Malang dan Medan, jumlah totalnya sekitar 90 mahasiswa," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga, Rusli, Rabu.

Dari kloter pertama dan kedua ini menurut Rusli jumlah keseluruhannya 355 orang dan 52 orang dosen pembimbing. Para mahasiswa ini saat ini sudah berapa di beberapa titik lokasi penanaman serentak yang terletak di tujuh desa antara lain Desa Panggak Darat, Desa Nerekeh, Desa Bukit Langkap, Desa Panggak Laut, Sungai Besar, Marok kecil dan Resang.

Pemerintah Kabupaten Lingga juga sudah menyiapkan semacam home stay untuk para mahasiswa ini menginap, dan sebelum menjelang penanaman bersama tersebut para mahasiswa ini akan melakukan pengecekan lapangan dan pengolahan tanah agar pada penanaman perdana nanti dapat berjalan sesuai rencana.

Pengiriman mahasiswa STPP Malang, Medan dan Bogor ke Lingga ini merupakan salah satu bentuk komitmen STPP dalam mewujudkan program Kementerian Pertanian untuk menjadikan Lingga sebagai lumbung pangan yang berorientasi ekspor di wilayah perbatasan. Untuk para dukungan dari STPP Malang ini diharapkan menjadi gairah baru bagi masyarakat Kabupaten Lingga untuk mendapatkan ilmu dibidang pertanian.

"Ini akan menjadi penyemangat, kita berharap masyarakat dapat segera berbaur dengan mahasiswa untuk berbagai pengalaman dalam hal bertani," katanya.

Alias Wello dihubungi usal melaksanakan ibadah umrah mengatakan sangat mengapresiasi dukungan dari STPP untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Lingga khususnya di bidang pertanian dan peternakan.

"Alhamdulillah, saat orang lain pesimis menilai kami membangun pertanian Lingga, rekan-rekan dari STPP malah memberi suntikan energi baru. Ini membuat kami semakin bersemangat mewujudkan Lingga sebagai lumbung pangan di wilayah perbatasan," kata Alias Wello saat dihubungi Antara.

Para mahasiswa STPP ini akan difokuskan melakukan pendampingan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan padi di lokasi sawah baru di Desa Resang dan Marok Kecil. Sisanya, diarahkan melakukan pendampingan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan HPT di Tanah Putih dan beberapa desa lainnya. (Antara)

Editor : Pradanna Putra



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026