
Debarkasi Batam siapkan makanan tradisional sambut jamaah

Selain penganan, panitia juga menyiapkan minuman ringan kopi o dan teh o.
Batam (Antaranews Kepri) - Panitia Pelaksana Ibadah Haji Debarkasi Hang Nadim Batam menyiapkan makanan tradisional Melayu untuk menyambut jamaah haji, setibanya di Asrama Haji.
"Kami menyiapkan berbagai makanan tradisional, seperti tepung gomak dan risol untuk jamaah. Mudah-mudahan bisa mengobati rasa rindu terhadap masakan khas Melayu," kata Kepala Sub Bagian Informasi dan Humas PPIH Embarkasi Hang Nadim Batam, Syahbudi di Batam, Kepulauan Riau, Senin.
Selain penganan, panitia juga menyiapkan minuman ringan kopi o dan teh o.
Jamaah kloter 1 Embarkasi Batam dijadwalkan bertolak dari Tanah Suci pada Senin(27/8), sekitar pukul 14.00 waktu setempat dan tiba di Bandara Hang Nadim, Selasa (28/8) dini hari.
"Kami mengimbau kepada saudara dan kerabat jamaah agar tidak menjemput di bandara, karena selain masih dini hari, kondisi jamaah belum fit," katanya.
Dari bandara, jamaah langsung diantar ke Asrama Haji untuk upacara penyambutan dari PPIH, juga pejabat. Namun, Syahbudi enggan menyebutkan pejabat daerah yang akan menyambut jamaah kloter 1.
Setelah upacara penyambutan, jamaah asal Kota Batam dan Kota Tanjungpinang diperbolehkan langsung pulang ke rumah masing-masing.
Sedangkan jamaah asal Kabupaten Natuna, Lingga dan Kepulauan Anambas menginap semalam di Asrama Haji untuk memulihkan kondisi, sambil menunggu waktu pemberangkatan.
Jamaah asal Natuna akan kembali ke daerahnya menggunakan pesawat, sedangkan jamaah asal Lingga menggunakan kapal cepat.
Syahbudi juga mengingatkan jamaah tidak membawa air zam zam dalam jumlah banyak ke Tanah Air, karena panitia telah menyiapkannya di embarkasi.
"Jangan khawatir, karena air zam zam sudah disiapkan di embarkasi, tinggal membawa ke daerah masing-masing," katanya.
Pada musim haji 2018, Embarkasi Hang Nadim Batam memberangkatkan sekitar 11.000 jamaah dari empat provinsi yaitu Riau, Kepulauan Riau, Jambi dan Kalimantan Barat. (Antara)
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
