Logo Header Antaranews Kepri

DPR targetkan UU ekonomi kreatif selesai 2019

Kamis, 4 Oktober 2018 22:15 WIB
Image Print
Di Batam banyak pelaku ekonomi kreatif, khusus untuk kawasan wisata hampir merata di semua kabupaten/kota

Batam (Antaranews Kepri) - Dewan Perwakilan Rakyat menargetkan pengesahan Undang-Undang Ekonomi Kreatif pada 2019, atau sebelum masa jabatan anggota legislatif berakhir, kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Reni Marlinawati.

Di sela kunjungan kerja menjaring aspirasi terkait dengan RUU Ekonomi Kreatif di Batam, Kepulauan Riau, Kamis, Reni mengatakan bahwa RUU Ekonomi Kreatif untuk meningkatkan dan mengembangkan ekonomi kreatif di tengah masyarakat.

Ia percaya ekonomi masyarakat dapat meningkat dengan pengembangan segi kreativitas. Misalnya, Korea Selatan, negara yang paling sukses mengembangkan ekonomi kreatif.

"Kesuksesan Korea Selatan berimbas pada sangat majunya berbagai lini dan sektor. Dari mulai seni, kebudayaan, hingga berbagai bidang ekonomi," katanya.

Menurut dia, industri ekonomi kreatif di Indonesia juga sudah berkembang baik. Buktinya, meskipun belum ada payung hukumnya, ekonomi kreatif sudah menyumbang Rp10 triliun, atau 7 persen dari aktivitas ekonomi dalam APBN.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sengaja memilih Batam, Bali, dan Yogyakarta untuk kunjungan kerja pembahasan RUU Ekonomi Kreatif karena tiga daerah ini memiliki potensi yang besar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Isdianto menyatakan bahwa pemprov serius mengembangkan ekonomi kreatif dan kawasan wisata khusus.

"Di Batam banyak pelaku ekonomi kreatif, khusus untuk kawasan wisata hampir merata di semua kabupaten/kota," katanya.

Ia menyatakan optimistis sektor industri kreatf akan berkembang dan mampu menjadi penopang utama pendapatan asli daerah di Provinsi Kepri.

Menurut dia, dari 16 bidang usaha yang masuk dalam jenis ekonomi kreatif, hampir semuanya telah berjalan di Kepri, di antaranya aplikasi dan pengembangan permainan, film, animasi, dan video, serta kuliner.

"Ini yang akan kami prioritaskan agar Kepri dapat segera mewujudkan ekonomi kreatif dan wisata khusus," kata Wagub.



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026