Pemerintah telah salurkan Rp3,7 miliar pengadaan APD KPU Batam

id pemilu serentak 2020, pilkada batam 2020, kpu batam dapat dana hibah apd, apd kpu batam,apd penyelenggara pemilu

Pemerintah telah salurkan Rp3,7 miliar pengadaan APD KPU Batam

Ketua KPU Batam Herigen Agusti (Naim)

Batam (ANTARA) - Pemerintah menyalurkan dana Rp3,7 miliar untuk pengadaan alat pelindung diri bagi penyelangara Pilkada Serentak 2020, di Kota Batam Kepulauan Riau.

"Kami mendapatkan dana hibah dari APBN, Rp3,7 miliar untuk APD," kata Ketua KPU Batam, Herigen Agusti di Batam, Selasa.

Ia menyatakan, awalnya KPU Batam telah menyepakati nota kesepahaman dengan pemerintah daerah setempat untuk anggaran pengadaan APD bagi penyelenggara. 

Namun, APBN kemudian menyalurkan dana hibah, sehingga kesepahaman dengan Pemkot Batam direvisi, demi menghindari penganggaran ganda.

"Ini di luar rapid tes. Rapid tes tetap Pemkot Batam," kata dia.

Ia menjelaskan, khusus untuk APD petugas pemutakhiran data pemilih, sebagian menggunakan perlengkapan yang sudah disiapkan Pemkot Batam.

"Untuk PPDP, sebagian dari APBN, sebagian dari Pemkot, karena pemkot sudah mengadakan. Kami akomodir yang ada," kata dia. 

Pada penganggaran APD, ada yang menggunakan APBN dan ada juga yang APBD Pemkot Batam, karena dana yang dibutuhkan relatif besar.

"APD itu minimal masker, 'face shield', sarung tangan dan 'hand sanitizer'," kata dia.

Selain untuk penyelenggara pemilu, seperti petugas pemutakhiran data pemilih, panitia pemungutan suara dan panitia pemilihan kecamatan, KPU juga akan menyiapkan perlengkapan mencuci tangan, lengkap dengan sabun di setiap tempat pemungutan suara.

"Dan juga 'thermal gun' di TPS," kata dia.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar