Warga Tanjungpinang belum masuk DPS diimbau melapor ke lurah

id KPU Tanjungpinang DPS,pilkada tanjungpinang, pilkada serentak kepri

Warga Tanjungpinang belum masuk DPS diimbau melapor ke lurah

Pelaksanaan Pemilu 19 April 2019 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. (ANTARA/Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Komisioner KPU Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Muhammad Hafidz Dwi Prayoga, mengimbau masyarakat yang namanya belum masuk di dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Serentak 2020 untuk segera melaporkan diri ke kelurahan masing-masing.

"Besok, Sabtu 19 September 2020 adalah masa pengumuman DPS di kantor lurah, balai-balai warga dan di sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS), warga silakan dicek namanya ada atau tidak," kata Muhammad Hafidz Dwi Prayoga, Jumat (18/9).

KPU juga sudah meminta partisipasi stakeholder masyarakat, lurah dan camat untuk menyampaikan kepada masyarakat melalui Ketua RT apakah warganya sudah masuk atau belum ke DPS yang berjumlah sebanyak 149.174 orang.

Yoga, sapaan akrabnya, turut mengajak masyarakat untuk mencermati secara seksama terkait DPS itu sebelum ditetapkan sebagai pemilih tetap pada Pilkada 2020.

Setelah itu, ada masa perbaikan data pemilih hingga 28 September 2020.

"Jadi, tanggal 19-28 September itu, kami akan menerima tanggapan terkait nama-nama yang belum masuk dalam DPS, dan nantinya akan kami masukan ke DPSHP untuk ditetapkan sebagai DPT," ungkap Yoga.

KPU pun mengajak himpunan mahasiswa yang berasal dari enam kabupaten kota lainnya di Kepri yang berada di Tanjungpinang untuk berpartisipasi pada Pilkada 9 Desember 2020.

Dikatakannya, bahwa para mahasiswa diberikan peluang untuk tetap bisa memakaikan hak pilihnya meski berada di ibukota Kepri tersebut.

"Mahasiswa yang kuliah di Tanjungpinang, mungkin pada 9 Desember tidak bisa pulang ke daerah asal, kami akan bantu memfasilitasi pindah pilih, tetapi dengan catatan mereka harus terdaftar terlebih dahulu di daerah asal dan memilih di Tanjungpinang hanya bisa memilih gubernur dan wakil gubernur Kepri," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar