Warga terdampak gempa di Desa Pasir Goong Cianjur dirikan "tenda sakinah"
Rabu, 30 November 2022 20:15 WIB
Warga di Desa Pasir Goong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berinisiatif mendirikan tempat khusus yang diperuntukan bagi aktivitas pasangan suami istri, yang diberi nama "tenda sakinah". (ANTARA/Ajat Sudrajat)
Cianjur (ANTARA) - Warga di Desa Pasir Goong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berinisiatif mendirikan tempat khusus untuk aktivitas pasangan suami istri yang diberi nama "tenda sakinah". Penggagas Feri R Firdaus di Cianjur, Rabu, mengatakan fasilitas itu didirikan untuk memenuhi kebutuhan biologis suami istri.
Menurut dia, "tenda sakinah" didirikan setelah ada salah seorang warga Desa Pasir Goong yang pulang kampung seusai merantau kerja selama dua bulan bertepatan dengan terjadinya gempa bumi di Kabupaten Cianjur.
Rumah warga tersebut rusak akibat gempa sehingga harus mengungsi di tenda yang didirikan di lapangan desa.
"Nah warga ini, kan dia hampir dua bulan kerja di luar, ninggalin istri, niatnya melepas rasa rindu sama istri setelah dua bulan merantau kerja. Tapi apa daya, terjadi gempa," kata dia.
Mendapatkan keluh kesah warga tersebut, akhirnya Feri berinisiatif mendirikan sebuah tenda milik anggota Pramuka yang muat untuk tiga hingga empat orang.
Feri mengaku pada awal didirikan, keberadaan "tenda sakinah" ini sempat menjadi pertentangan sejumlah warga karena dianggap hal yang tabu.
Namun, seiring berjalannya waktu masa tanggap darurat dan warga belum bisa menempati kembali rumahnya, akhirnya "tenda sakinah" ini diterima oleh semua warga.
"Warga pun akhirnya memahami karena ini kan salah satu kebutuhan biologis untuk pasangan suami istri," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Warga terdampak gempa Cianjur dirikan "tenda sakinah"
Menurut dia, "tenda sakinah" didirikan setelah ada salah seorang warga Desa Pasir Goong yang pulang kampung seusai merantau kerja selama dua bulan bertepatan dengan terjadinya gempa bumi di Kabupaten Cianjur.
Rumah warga tersebut rusak akibat gempa sehingga harus mengungsi di tenda yang didirikan di lapangan desa.
"Nah warga ini, kan dia hampir dua bulan kerja di luar, ninggalin istri, niatnya melepas rasa rindu sama istri setelah dua bulan merantau kerja. Tapi apa daya, terjadi gempa," kata dia.
Mendapatkan keluh kesah warga tersebut, akhirnya Feri berinisiatif mendirikan sebuah tenda milik anggota Pramuka yang muat untuk tiga hingga empat orang.
Feri mengaku pada awal didirikan, keberadaan "tenda sakinah" ini sempat menjadi pertentangan sejumlah warga karena dianggap hal yang tabu.
Namun, seiring berjalannya waktu masa tanggap darurat dan warga belum bisa menempati kembali rumahnya, akhirnya "tenda sakinah" ini diterima oleh semua warga.
"Warga pun akhirnya memahami karena ini kan salah satu kebutuhan biologis untuk pasangan suami istri," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Warga terdampak gempa Cianjur dirikan "tenda sakinah"
Pewarta : Ajat Sudrajat
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Natuna salurkan bantuan 8.000 liter air bersih ke warga terdampak kemarau
02 April 2026 11:23 WIB
Pemkot Tanjungpinang siapkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kemarau
28 March 2026 18:05 WIB
Dampak konflik di Timur Tengah, Imigrasi Tanjung Uban permudah izin tinggal WNA
15 March 2026 7:50 WIB
Dinsos PM Batam tegaskan fokus Taruna Siaga Bencana tangani korban yang terdampak
20 February 2026 12:22 WIB
Forkopimda Lingga salurkan air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan
13 February 2026 12:21 WIB
Dinkes catat siswa terdampak keracunan MBG di Kudus bertambah jadi 118 orang
29 January 2026 16:07 WIB