Wakil Bupati Sumbawa diperiksa Polresta Mataram
Senin, 14 Agustus 2023 13:25 WIB
Wabup Sumbawa Dewi Noviany berjalan meninggalkan Mapolresta Mataram usai menjalani pemeriksaan terkait pengadaan masker tahun 2020-2021 di Mataram, NTB, Senin (14/8/2023). (ANTARA/Dhimas B.P.)
Mataram (ANTARA) - Polresta Mataram, Nusa Tenggara Barat memeriksa Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany terkait pengadaan masker tahun 2020-2021 yang menggunakan dana APBD senilai Rp12 miliar.
"Iya, benar. Pemeriksaan ini sifatnya hanya klarifikasi saja soal itu (pengadaan masker)," kata Kepala Polresta Mataram Kombes Pol. Mustofa di Mataram, Senin.
Dia mengungkapkan dalam penanganan kasus yang masih berjalan di tahap penyelidikan ini sebelumnya unit tindak pidana korupsi sudah pernah melakukan pemeriksaan terhadap Dewi Noviany.
"Jadi, untuk hari ini hanya klarifikasi tambahan," kata dia.
Dia mengatakan bukan hanya Wabup Sumbawa yang sudah menjalani pemeriksaan. Namun, ada juga beberapa saksi lain yang berkaitan dengan proyek pengadaan barang tersebut.
"Kalau dihitung, sudah ada ratusan saksi yang kami mintai klarifikasi," kata dia.
Wabup Sumbawa hadir ke hadapan kepolisian sekitar pukul 09.00 WITA dengan didampingi kuasa hukum. Pemeriksaan berjalan hingga pukul 11.00 WITA.
Saat ditemui, Dewi menepis dirinya memberikan keterangan terkait pengadaan masker. Ia mengatakan kehadirannya di sana untuk melakukan silaturahim dengan pihak kepolisian.
"Tidak, hanya silaturahim saja," kata Dewi.
Pengadaan masker ini dilaksanakan melalui BPKAD NTB. Proyek ini berjalan untuk penanganan COVID-19.
Saat proyek ini bergulir, Dewi tercatat masih menduduki jabatan sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha BPKAD NTB.
"Iya, benar. Pemeriksaan ini sifatnya hanya klarifikasi saja soal itu (pengadaan masker)," kata Kepala Polresta Mataram Kombes Pol. Mustofa di Mataram, Senin.
Dia mengungkapkan dalam penanganan kasus yang masih berjalan di tahap penyelidikan ini sebelumnya unit tindak pidana korupsi sudah pernah melakukan pemeriksaan terhadap Dewi Noviany.
"Jadi, untuk hari ini hanya klarifikasi tambahan," kata dia.
Dia mengatakan bukan hanya Wabup Sumbawa yang sudah menjalani pemeriksaan. Namun, ada juga beberapa saksi lain yang berkaitan dengan proyek pengadaan barang tersebut.
"Kalau dihitung, sudah ada ratusan saksi yang kami mintai klarifikasi," kata dia.
Wabup Sumbawa hadir ke hadapan kepolisian sekitar pukul 09.00 WITA dengan didampingi kuasa hukum. Pemeriksaan berjalan hingga pukul 11.00 WITA.
Saat ditemui, Dewi menepis dirinya memberikan keterangan terkait pengadaan masker. Ia mengatakan kehadirannya di sana untuk melakukan silaturahim dengan pihak kepolisian.
"Tidak, hanya silaturahim saja," kata Dewi.
Pengadaan masker ini dilaksanakan melalui BPKAD NTB. Proyek ini berjalan untuk penanganan COVID-19.
Saat proyek ini bergulir, Dewi tercatat masih menduduki jabatan sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha BPKAD NTB.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wabup Natuna ajak warga teladani Rasulullah untuk perkuat tali persaudaraan
05 September 2025 11:58 WIB
Pemkab Natuna siapkan gedung asrama haji jadi lokasi sementara Sekolah Rakyat
25 June 2025 19:40 WIB
Wakil Bupati Natuna: Orang tua dihimbau perketat pengawasan pada anak
28 August 2024 16:14 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri mengungkap modus penyelundupan 70 ton daging beku dari Singapura
27 January 2026 16:25 WIB