Gubernur Ansar sebut lomba perahu naga bisa tarik wisatawan
Selasa, 18 Juni 2024 7:14 WIB
Peserta memacu perahu pada ajang dagon boat race atau lomba perahu naga, di pelantar III Kota Tanjungpinang, Kepri, Senin (17/6/2024). ANTARA/Ogen
Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengatakan ajang dragon boat race atau lomba perahu naga bisa menarik kunjungan wisatawan ke daerah ini.
"Apalagi digelar pada libur Hari Raya Idul Adha, sehingga bisa menjadi pilihan bagi wisatawan untuk datang ke sini," kata Gubernur Ansar saat membuka acara dragon boat race di Pelantar III Kota Tanjungpinang, Senin.
Oleh karena itu, Ansar terus mendorong agar ajang tersebut lebih banyak digelar oleh Pemkot Tanjungpinang berkolaborasi dengan Pemprov Kepri guna mendongkrak kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri.
Pihaknya berencana bakal menggelar agenda festival dragon boat race di Tanjungpinang pada akhir bulan Agustus 2024.
"Setelah Agustus akan kami gelar kembali, misalnya bertepatan dengan kalendar wisata Kopi Merdeka Tanjungpinang," ujar Ansar.
Selain itu, kata Ansar, dragon boat race juga menggambarkan sebuah potret kebersamaan antarumat beragama, khususnya Tionghoa dengan umat agama lainnya.
Hal itu terbukti selama ajang berlangsung, tak hanya disaksikan oleh warga Tionghoa, tapi juga mayoritas umat Muslim ikut serta menyaksikan ajang tahunan tersebut.
Sepanjang rute pertandingan dragon boat race, ribuan penonton antusias mendukung jagoannya dengan naik pompong (kapal kayu) dan sebagian menyaksikan langsung dari rumah masing-masing yang berada di kawasan pesisir.
"Ini suatu pemandangan bagus dan menarik, karena melambangkan toleransi yang tinggi bagi umat beragama di Kepri," ujar Ansar.
Ketua Panitia Aquang menyampaikan lomba perahu naga merupakan sebuah tradisi warga Tionghoa dalam menjalankan "Sembahyang Laut".
"Perlombaan ini merupakan tradisi sembahyang laut yang setiap tahunnya rutin kami laksanakan," ujar Aquang.
Ia menerangkan kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai dari 17 sampai 19 Juni 2024 yang diikuti empat tim, yaitu tim Pelantar Satu, Pelantar Dua, Pelantar Tiga, dan Pelantar Nusantara.
Masing-masing tim, kata Aquang, berisikan 12 orang pendayung dan seorang pengemudi atau lebih dikenal dengan tekong.
"Jarak tempuhnya lebih dari 100 meter dan satu tim bertanding tiga kali, hasilnya kami rekap. Bagi pemenang diberikan piala, karena ini cuma untuk tradisi sembahyang laut," katanya pula.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur Kepri sebut lomba perahu naga bisa tarik kunjungan wisatawan
"Apalagi digelar pada libur Hari Raya Idul Adha, sehingga bisa menjadi pilihan bagi wisatawan untuk datang ke sini," kata Gubernur Ansar saat membuka acara dragon boat race di Pelantar III Kota Tanjungpinang, Senin.
Oleh karena itu, Ansar terus mendorong agar ajang tersebut lebih banyak digelar oleh Pemkot Tanjungpinang berkolaborasi dengan Pemprov Kepri guna mendongkrak kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri.
Pihaknya berencana bakal menggelar agenda festival dragon boat race di Tanjungpinang pada akhir bulan Agustus 2024.
"Setelah Agustus akan kami gelar kembali, misalnya bertepatan dengan kalendar wisata Kopi Merdeka Tanjungpinang," ujar Ansar.
Selain itu, kata Ansar, dragon boat race juga menggambarkan sebuah potret kebersamaan antarumat beragama, khususnya Tionghoa dengan umat agama lainnya.
Hal itu terbukti selama ajang berlangsung, tak hanya disaksikan oleh warga Tionghoa, tapi juga mayoritas umat Muslim ikut serta menyaksikan ajang tahunan tersebut.
Sepanjang rute pertandingan dragon boat race, ribuan penonton antusias mendukung jagoannya dengan naik pompong (kapal kayu) dan sebagian menyaksikan langsung dari rumah masing-masing yang berada di kawasan pesisir.
"Ini suatu pemandangan bagus dan menarik, karena melambangkan toleransi yang tinggi bagi umat beragama di Kepri," ujar Ansar.
Ketua Panitia Aquang menyampaikan lomba perahu naga merupakan sebuah tradisi warga Tionghoa dalam menjalankan "Sembahyang Laut".
"Perlombaan ini merupakan tradisi sembahyang laut yang setiap tahunnya rutin kami laksanakan," ujar Aquang.
Ia menerangkan kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai dari 17 sampai 19 Juni 2024 yang diikuti empat tim, yaitu tim Pelantar Satu, Pelantar Dua, Pelantar Tiga, dan Pelantar Nusantara.
Masing-masing tim, kata Aquang, berisikan 12 orang pendayung dan seorang pengemudi atau lebih dikenal dengan tekong.
"Jarak tempuhnya lebih dari 100 meter dan satu tim bertanding tiga kali, hasilnya kami rekap. Bagi pemenang diberikan piala, karena ini cuma untuk tradisi sembahyang laut," katanya pula.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur Kepri sebut lomba perahu naga bisa tarik kunjungan wisatawan
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SAR gabungan tangani kecelakaan kapal speed boat tenggelam di perairan Karimun
31 December 2025 17:20 WIB
Basarnas kerahkan kapal RB 209 cari korban kapal tenggelam di Selat Pulau Nenek
27 June 2025 8:46 WIB
Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian korban speed boat tenggelam di Karimun
13 December 2024 11:06 WIB, 2024
Terpopuler - Rasa Kepri
Lihat Juga
Komunitas The Speakers' Room cara seru latihan Bahasa Inggris pekerja di Batam
04 January 2026 7:26 WIB