Batam (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Karimun, Polda Kepulauan Riau menggelar pasar murah beras SPHP dengan harga subsidi guna membantu menstabilkan harga dan ketersediaan pasokan beras di wilayah tersebut, Jumat.

Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani mengatakan pasar murah ini sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat menghadapi beban ekonomi akibat tingginya harga beras.

“Pasar murah ini wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok, khususnya beras, dapat diperoleh dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di Karimun,” kata Yunita.

Baca juga: Disperpusip Natuna dan Perpusnas bersinergi tingkatkan literasi warga

Mantan Kapolres Bintan itu menekankan, kegiatan ini akan dilaksanakan berlanjut guna mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karimun. 

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Polri akan selalu hadir untuk membantu masyarakat, menjaga stabilitas pangan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Karimun,” ujarnya. 

Pasar murah kali ini dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Meral. Penyaluran beras dilakukan di sejumlah titik di Kecamatan Meral dan Kecamatan Meral Barat.

Kapolsek Meral AKP Adi Candra menjelaskan beras SPHP yang bersumber dari Bulog ini dijual ukuran 5 kilogram seharga Rp50 ribu per karung. Normalnya, Rp13.100 per kilogram atau Rp65.500 per 5 kg.

Baca juga: Pemkot Batam tangani 506 pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial

Pasar murah beras SPHP ini dilakukan di tujuh titik meliputi Kantor Lurah Pasir Panjang sebanyak 416 karung, Simpang 4 GOR Darussalam sebanyak 224 karung, Desa Pangke dan Pangke Barat sebanyak 139 karung.

Kemudian, Kantor Lurah Sungai Raya 313 karung, Kantor Lurah baran Barat 217 karung, Kantor Lurah baran Timur 200 karung, serta Kantor Lurah Meral Kota 40 karung.

“Jadi totalnya sebanyak 1.550 karu atau 7.750 kilogram beras yang kami salurkan kepada masyarakat penerima di wilayah hukum Polsek Meral,” kata Adi.

Baca juga:
PT Timah tanam 1.400 pohon buah, termasuk di Kepri

23 jamaah di Batam lunasi Bipih perpanjangan tahap II


Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026