Buruh USJ Batam Mengamuk
Sabtu, 3 Agustus 2013 22:21 WIB
Batam (Antara Kepri) - Ratusan buruh PT Usda Seroja Jaya mengamuk dan merusak fasilitas perusahaan pembuat kapal di Kawasan Dapur 12 Kota Batam, Sabtu.
Kepada Antara, salah satu karyawan mengemukakan, pemicu kerusuhan karena sekitar satu bulan lalu manajemen perusahaan membentuk Komite Disiplin yang direkrut dari perusahaan lain.
Karyawan merasa tidak berkenan dengan kehadiran anggota Komite Disiplin yang dianggap semena-mena terhadap karyawan perusahaan yang berjumlah sekitar 1.500 orang tersebut.
Selain gedung kantor perusahaan yang rusak parah terutama pecahnya kaca-kaca, terdapat juga enam unit mobil dan satu bus karyawan terparkir di kawasan perusahaan yag dirusak.
Sejumlah tempat penyimpanan data perusahaan juga nampak rusak dan berserak di halaman kantor.
Hingga saat ini sejumlah anggota kepolisian dari Polda Kepulauan Riau dan Polresta Barelang masih berjaga-jaga di sekitar perusahaan.
Sementara seluruh karyawan sudah pergi meninggalkan kawasan galangan kapal.
Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol Endjang Sudradjat di lokasi mengatakan belum mengetahui penyebabnya.
"Kami belum tahu penyebabnya, masih akan diselidiki kenapa tempat kerja sendiri dirusak," kata dia.
Ia mengatakan, aksi tersebut merupakan aksi spontan dari para buruh.
Saat ini polisi sudah memasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan, namun belum ada laporan jatuhnya korban dalam aksi-aksi tersebut. (Antara)
Editor: Rusdianto
Kepada Antara, salah satu karyawan mengemukakan, pemicu kerusuhan karena sekitar satu bulan lalu manajemen perusahaan membentuk Komite Disiplin yang direkrut dari perusahaan lain.
Karyawan merasa tidak berkenan dengan kehadiran anggota Komite Disiplin yang dianggap semena-mena terhadap karyawan perusahaan yang berjumlah sekitar 1.500 orang tersebut.
Selain gedung kantor perusahaan yang rusak parah terutama pecahnya kaca-kaca, terdapat juga enam unit mobil dan satu bus karyawan terparkir di kawasan perusahaan yag dirusak.
Sejumlah tempat penyimpanan data perusahaan juga nampak rusak dan berserak di halaman kantor.
Hingga saat ini sejumlah anggota kepolisian dari Polda Kepulauan Riau dan Polresta Barelang masih berjaga-jaga di sekitar perusahaan.
Sementara seluruh karyawan sudah pergi meninggalkan kawasan galangan kapal.
Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol Endjang Sudradjat di lokasi mengatakan belum mengetahui penyebabnya.
"Kami belum tahu penyebabnya, masih akan diselidiki kenapa tempat kerja sendiri dirusak," kata dia.
Ia mengatakan, aksi tersebut merupakan aksi spontan dari para buruh.
Saat ini polisi sudah memasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan, namun belum ada laporan jatuhnya korban dalam aksi-aksi tersebut. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Bintan ingatkan perusahaan patuhi aturan penerapan UMK pada May Day 2026
02 May 2026 9:26 WIB
Polda Kepri kerahkan 212 personel amankan aksi demo ratusan buruh di Batam
28 August 2025 16:42 WIB, 2025
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
KPK panggil lagi 5 saksi terkait kasus mantan Kakanwil DJP Jakarta Khusus
08 September 2026 14:59 WIB