Karimun (Antara Kepri) - Sebuah mobil berpelat nomor BP 1159 KB menabrak hingga merobohkan satu rumah di Jalan Pertambangan, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat sore.

Mobil yang dikemudikan Komaruddin, seorang karyawan BNI Cabang Tanjung Balai Karimun itu menabrak rumah warga setelah pecah ban saat melaju dari pusat kota Tanjung Balai Karimun menuju PN, Kecamatan Tebing.

"Mobil pecah ban dan kehilangan kendali sehingga menabrak rumah di sebelah kiri jalan," kata Komaruddin ketika ditemui di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun Komaruddin dan tiga rekannya yang menumpang mobil yang ia kemudikan mengalami luka-luka.

Mobil yang dikemudikan Komaruddin berjumpalitan dan berhenti dalam posisi terbalik setelah menabrak bagian depan rumah warga yang dijadikan warung jajanan sehari-hari.

Bagian depan mobil ringsek berat dan kaca mobil hancur. Sementara, rumah yang ditabrak juga rusak berat dengan kondisi atap dan dinding roboh akibat ditabrakan mobil tersebut.

Kispan, pemilik rumah mengatakan, saat itu warung miliknya itu dijaga anaknya yang berumur tujuh tahun.

"Beruntung anak saya tidak ditabrak karena sempat melarikan diri setelah mendengar bunyi ban mobil pecah. Mobil yang pecah ban itu melaju tidak terkendali dan slip ke kiri menabrak trotoar dan menghantam rumah," katanya.

Selain rumahnya rusak berat, sepeda motor Yamaha Vega BP 1407 KC miliknya yang parkir di samping rumah juga rusak berat.

"Stang motor sebelah kanan patah dihantam mobil itu. Bagian depan rumah ambruk. Saya belum tahu berapa kerugian yang saya derita, tapi saya bersyukur anak saya selamat dari musibah itu," kata dia.

Sejumlah polisi lalu lintas dari Kepolisian Resor Karimun langsung mengamankan Komaruddin untuk menghindari amuk massa yang makin ramai di lokasi kecelakaan.

"Pengemudi dan tiga penumpang mobil luka-luka. Sedangkan pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri ketika mobil tersebut menghantam bagian depan rumah," kata anggota Satlantas Polres Karimun, K Tarigan.

Satu mobil derek dikerahkan untuk mengangkat mobil yang terbalik.

ementara itu, ratusan warga berkerumun di lokasi kejadian sehingga beberapa saat menimbulkan kemacetan di ruas jalan utama Kecamatan Karimun menuju Kecamatan Tebing tersebut.

"Lokasi kecelakaan itu dikenal rawan karena tikungannya agak tajam. Sering terjadi kecelakaan, bahkan beberapa waktu lalu sempat memakan korban jiwa," kata warga setempat Deni. (Antara)

Editor: Jo Seng Bie