Polda Kerahkan 1.200 Personel Amankan Kampanye SAH
Jumat, 27 November 2015 21:50 WIB
Batam (Antara Kepri) - Polda Kepri menyiagakan 1.200 personel untuk mengamankan kampanye akbar pasangan Calon Gubernur/Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo-Ansar Ahmad di Batam pada Minggu (29/11).
"Kami menyiapkan sekitar 1.200 personel untuk mengawal kampanye akbar SAH (Soerya Respationo-Ansar Ahmad) Minggu nanti," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono di Batam, Jumat.
Hartono mengatakan, pengawalan akan dilakukan dari titik kumpul massa pendukung hingga ke lokasi kampanye akbar di Komplek Olahraga Tumenggung Abdul Jamal Mukakuning Batam.
"Petugas akan mengawal massa yang bergerak menuju lokasi acara agar tetap tertib saat beriring-iringan di jalan raya," kata dia.
Ia mengimbau pendukung agar tertib, tidak terprovokasi dari pihak-pihak lain dan melaksanakan kampanye sesuai dengan aturan sehingga acar berlangsung lancar.
"Keamanan dan ketenteraman harus menjadi pertimbangan utama meskipun pelaksanaan kampanye terbuka dilakukan secara besar-besaran. Sehingga suasana kondusif tetap terjaga hingga pilkada nanti (9 Desember 2015)," kata Hartono.
Jika massa yang menjadi peserta kampanye terbuka melakukan hal-hal melanggar hukum, kata dia, kepolisian akan melakukan tindakan tegas.
"Tindakan tegas akan diambil sesuai dengan kesalahan jika dalam pelaksanaanya ada yang melanggar hukum. Hukum tetap harus ditegakkan," kata dia.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri diikuti dua pasang calon. Pasangan nomor urut satu adalah Muhammad Sani-Nurdin Basirun (Sanur) dan nomor urut dua Soerya Respationo-Ansar Ahmad (SAH).
Muhammad Sani sebelumnya menjabat Gubernur Kepri. Sementara Nurdin Basirun adalah Bupati Karimun dua periode. Soerya Respationo sebelumnya merupakan wakil gubernur (saat Sani menjabat gubernur), sedangkan Ansar Ahmad adalah Bupati Bintan. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Kami menyiapkan sekitar 1.200 personel untuk mengawal kampanye akbar SAH (Soerya Respationo-Ansar Ahmad) Minggu nanti," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono di Batam, Jumat.
Hartono mengatakan, pengawalan akan dilakukan dari titik kumpul massa pendukung hingga ke lokasi kampanye akbar di Komplek Olahraga Tumenggung Abdul Jamal Mukakuning Batam.
"Petugas akan mengawal massa yang bergerak menuju lokasi acara agar tetap tertib saat beriring-iringan di jalan raya," kata dia.
Ia mengimbau pendukung agar tertib, tidak terprovokasi dari pihak-pihak lain dan melaksanakan kampanye sesuai dengan aturan sehingga acar berlangsung lancar.
"Keamanan dan ketenteraman harus menjadi pertimbangan utama meskipun pelaksanaan kampanye terbuka dilakukan secara besar-besaran. Sehingga suasana kondusif tetap terjaga hingga pilkada nanti (9 Desember 2015)," kata Hartono.
Jika massa yang menjadi peserta kampanye terbuka melakukan hal-hal melanggar hukum, kata dia, kepolisian akan melakukan tindakan tegas.
"Tindakan tegas akan diambil sesuai dengan kesalahan jika dalam pelaksanaanya ada yang melanggar hukum. Hukum tetap harus ditegakkan," kata dia.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri diikuti dua pasang calon. Pasangan nomor urut satu adalah Muhammad Sani-Nurdin Basirun (Sanur) dan nomor urut dua Soerya Respationo-Ansar Ahmad (SAH).
Muhammad Sani sebelumnya menjabat Gubernur Kepri. Sementara Nurdin Basirun adalah Bupati Karimun dua periode. Soerya Respationo sebelumnya merupakan wakil gubernur (saat Sani menjabat gubernur), sedangkan Ansar Ahmad adalah Bupati Bintan. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu Batam soroti tantangan baru pengawasan pilkada pasca putusan MK 135
06 September 2025 14:22 WIB
KPU Kepri nilai sinergi antar pemangku kepentingan sukseskan Pilkada Serentak
25 February 2025 19:47 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB