BNN: 16.000 pekerja di Batam terlibat penyalahgunaan narkoba
Selasa, 25 Juni 2019 10:16 WIB
BNN lakukan tes urine terhadap ASN di lingkungan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. BNN mencatat ada sekitar 16.000 pekerja di Batam, Kepulauan Riau, terlibat narkoba. (ANTARA/Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepulauan Riau, mencatat ada sekitar 16.000 kalangan pekerja di Batam, terlibat penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Hal itu berdasarkan survei yang dilakukan BNN bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia pada 2018 di 16 kota se-Indonesia, salah satunya Batam.
"Saat itu fokus survei kami ialah pengaruh narkoba di lingkungan pekerja, pelajar, dan rumah tangga," kata Kepala BNN Provinsi Kepri, Brigadir Jenderal Polisi Richard Nainggolan, di Tanjungpinang, Selasa (25/6).
Selain itu, kata dia, pada 2016 lalu BNN bersama Universitas Indonesia juga melakukan survei terhadap jumlah penyalahguna narkoba di Kepulauan Riau secara umum. Hasilnya ada sekitar 26.540 warga Kepulauan Riau yang terlibat barang haram itu.
"Kepulauan Riau menyumbang 1,7 persen penyalahguna narkoba secara nasional, yang jumlahnya mencapai 4 juta orang," ungkapnya.
Menurut Nainggolan, saat ini Indonesia tengah darurat narkoba karena hampir seluruh daerah tidak ada lagi yang terbebas dari narkoba.
Pengaruh narkoba juga sudah berhasil masuk ke berbagai kalangan masyarakat, hingga berpotensi merusak kemajuan, daya saing serta masa depan bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, lanjut dia, BNN akan terus berupaya menekan pengaruh narkoba ke semua lini kehidupan masyarakat mulai dari melakukan penyuluhan di lingkungan keluarga, melakukan rehabilitasi terhadap pecandu atau penyalahguna narkoba, serta bertindak tegas terhadap para sindikat pengedar narkoba.
"Pemberian hukuman mati kepada pengedar itu sudah konstitusional," kata Nainggolan.
Juga baca: BNNP Jateng ungkap jaringan narkoba lintas provinsi
Juga baca: Lapas siap fasilitasi BNN kembangkan penyidikan kasus jaringan narkoba
Juga baca: BNN Manado imbau warga waspadai modus titip barang
Hal itu berdasarkan survei yang dilakukan BNN bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia pada 2018 di 16 kota se-Indonesia, salah satunya Batam.
"Saat itu fokus survei kami ialah pengaruh narkoba di lingkungan pekerja, pelajar, dan rumah tangga," kata Kepala BNN Provinsi Kepri, Brigadir Jenderal Polisi Richard Nainggolan, di Tanjungpinang, Selasa (25/6).
Selain itu, kata dia, pada 2016 lalu BNN bersama Universitas Indonesia juga melakukan survei terhadap jumlah penyalahguna narkoba di Kepulauan Riau secara umum. Hasilnya ada sekitar 26.540 warga Kepulauan Riau yang terlibat barang haram itu.
"Kepulauan Riau menyumbang 1,7 persen penyalahguna narkoba secara nasional, yang jumlahnya mencapai 4 juta orang," ungkapnya.
Menurut Nainggolan, saat ini Indonesia tengah darurat narkoba karena hampir seluruh daerah tidak ada lagi yang terbebas dari narkoba.
Pengaruh narkoba juga sudah berhasil masuk ke berbagai kalangan masyarakat, hingga berpotensi merusak kemajuan, daya saing serta masa depan bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, lanjut dia, BNN akan terus berupaya menekan pengaruh narkoba ke semua lini kehidupan masyarakat mulai dari melakukan penyuluhan di lingkungan keluarga, melakukan rehabilitasi terhadap pecandu atau penyalahguna narkoba, serta bertindak tegas terhadap para sindikat pengedar narkoba.
"Pemberian hukuman mati kepada pengedar itu sudah konstitusional," kata Nainggolan.
Juga baca: BNNP Jateng ungkap jaringan narkoba lintas provinsi
Juga baca: Lapas siap fasilitasi BNN kembangkan penyidikan kasus jaringan narkoba
Juga baca: BNN Manado imbau warga waspadai modus titip barang
Pewarta : Ogen
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bea Cukai Batam siaga di laut waspadai penyelundupan narkoba saat Lebaran
27 March 2025 9:39 WIB, 2025
Polresta Barelang waspadai modus-modus baru pengiriman narkoba saat Lebaran
22 March 2025 9:02 WIB, 2025
Bea Cukai Batam gagalkan penyelundupan narkoba yang libatkan oknum polisi
13 March 2025 10:42 WIB, 2025
Polda Kepri tangkap anggota Provost Tanjungpinang yang terlibat narkoba
11 March 2025 6:35 WIB, 2025
Kejati Kepri intensifkan pendidikan guna cegah narkoba dan perundungan
25 February 2025 7:35 WIB, 2025
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polresta Barelang tetapkan 3 tersangka kasus dugaan pengelola waralaba judi daring
26 May 2026 10:13 WIB
KPK panggil 2 mantan pejabat pengadilan negeri Depok sebagai saksi kasus dugaan suap
25 May 2026 13:12 WIB