KPK bawa Gubernur Kepulauan Riau ke Jakarta
Kamis, 11 Juli 2019 12:50 WIB
Gubernur Nurdin Basirun digiring KPK dari ruang VIP Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang menuju Pesawat Lion Air, Kamis (11-7-2019) (Nikolas Panama)
Tanjungpinang (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun dan terperiksa lainnya ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Lion Air.
Rombongan yang dikawal petugas kepolisian tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Kamis pukul 10.00 WIB.
Pukul 10.15 WIB Nurdin dikawal anggota KPK berjalan dari ruang VIP bandara menuju pesawat. Nurdin tidak menutupi wajahnya.
Berbeda saat baru tiba di ruang VIP. Wajah Nurdin maupun terperiksa lainnya ditutup dengan kain handuk.
Nurdin maupun Kepala Dinas PUPR Kepri Abu Bakar dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Edy Sofyan tidak mengucap sepatah kata pun kepada puluhan wartawan.
Petugas KPK yang menutupi sebagian wajahnya dengan kain tidak melayani wartawan.
Sebelumnya, kedatangan Nurdin di bandara terkesan ditutupi petugas KPK. Petugas KPK berhasil mengelabui wartawan yang bersiaga di bandara sejak pukul 08.30 WIB.
Sekitar empat mobil mini bus melaju masuk ke ruang VIP. Wartawan tidak berhasil menerobos pagar tersebut. Namun ketika mobil lainnya masuk, wartawan berhasil memaksa masuk ke halaman ruang VIP.
Wartawan pun sempat kesal karena tidak berhasil mengabadikan peristiwa langka tersebut.
Selain tiga pejabat tersebut, petugas KPK sejak Rabu malam hingga Kamis pagi juga memeriksa Aulia Rahman, staf Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, serta pihak swasta, Nudi Hartono dan Andreas Budi.
KPK menangkap mereka terkait OTT dalam kasus reklamasi Teluk Tering, Batam.
Baca juga: KPK segel ruang kerja Gubernur Kepri usai-OTT
Baca juga: KPK tangkap Gubernur Kepri dan dua kepala dinas
Baca juga: Wagub Kepri jenguk Gubernur Nurdin Basirun
Rombongan yang dikawal petugas kepolisian tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Kamis pukul 10.00 WIB.
Pukul 10.15 WIB Nurdin dikawal anggota KPK berjalan dari ruang VIP bandara menuju pesawat. Nurdin tidak menutupi wajahnya.
Berbeda saat baru tiba di ruang VIP. Wajah Nurdin maupun terperiksa lainnya ditutup dengan kain handuk.
Nurdin maupun Kepala Dinas PUPR Kepri Abu Bakar dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Edy Sofyan tidak mengucap sepatah kata pun kepada puluhan wartawan.
Petugas KPK yang menutupi sebagian wajahnya dengan kain tidak melayani wartawan.
Sebelumnya, kedatangan Nurdin di bandara terkesan ditutupi petugas KPK. Petugas KPK berhasil mengelabui wartawan yang bersiaga di bandara sejak pukul 08.30 WIB.
Sekitar empat mobil mini bus melaju masuk ke ruang VIP. Wartawan tidak berhasil menerobos pagar tersebut. Namun ketika mobil lainnya masuk, wartawan berhasil memaksa masuk ke halaman ruang VIP.
Wartawan pun sempat kesal karena tidak berhasil mengabadikan peristiwa langka tersebut.
Selain tiga pejabat tersebut, petugas KPK sejak Rabu malam hingga Kamis pagi juga memeriksa Aulia Rahman, staf Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, serta pihak swasta, Nudi Hartono dan Andreas Budi.
KPK menangkap mereka terkait OTT dalam kasus reklamasi Teluk Tering, Batam.
Baca juga: KPK segel ruang kerja Gubernur Kepri usai-OTT
Baca juga: KPK tangkap Gubernur Kepri dan dua kepala dinas
Baca juga: Wagub Kepri jenguk Gubernur Nurdin Basirun
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK bawa barang bukti 2 koper dan 1 dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati
22 January 2026 16:27 WIB
Polda bersama Bea Cukai tindak pelaku valas bawa Rp7,79 miliar ke Singapura
16 December 2025 16:35 WIB
Polres Lingga tertibkan truk lori bawa BBM guna antisipasi tumpah ke jalan
11 November 2025 16:31 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polisi duga pengemudi tabrak pagar rumah Jusuf Kalla dalam kondisi mengantuk
18 February 2026 14:32 WIB
AKBP Didik jadi tersangka dari hasil pengembangan penyidikan kasus narkoba AKP Malaungi
18 February 2026 11:26 WIB
Polres Natuna ungkap dugaan korupsi program rehabilitasi mangrove dari anggaran BRGM
17 February 2026 17:13 WIB