Logo Header Antaranews Kepri

Satgas Kepri imbau warga jangan panik hadapi Omicron BA.4 dan BA.5

Sabtu, 18 Juni 2022 17:54 WIB
Image Print
Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri) salah satu rumah sakit rujukan pasien COVID-19 (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mengimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi Omicron BA.4 dan BA.5, subvarian COVID-19.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Adi Prihantara, di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan agar tidak tertular Omicron BA.4 dan BA.5, namun tidak perlu panik. Rasa panik dapat menurunkan kekebalan tubuh sehingga lebih mudah tertular virus itu, atau penyakit lainnya.

"Cukup terapkan protokol kesehatan untuk mencegah diri agar tidak tertular COVID-19, dan mendukung program vaksinasi," kata Sekda Kepri itu.


Baca juga:
Basarnas kenalkan alat keselamatan pada anak di Natuna


Kloter haji gabungan dari tiga provinsi diberangkatkan Embarkasi Batam

Adi menjelaskan, jumlah warga di DKI Jakarta dan Pulau Jawa yang terinfeksi Omicron BA.4 dan BA.5 saat ini terus bertambah, namun tingkat kesembuhannya cukup tinggi. Sementara tingkat kematiannya relatif rendah.

Mobilitas masyarakat dari berbagai daerah, termasuk Jakarta dan Pulau Jawa ke Kepri cukup tinggi. Karena itu potensi penularannya cukup besar di Kepri bila masyarakat tidak menaati protokol kesehatan.

Ia mengatakan, sebagian masyarakat sekarang seolah-olah sudah lupa menggunakan masker saat berada di tempat keramaian. Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tetap menggunakan masker saat berinteraksi dan berada di ruang terbuka yang ramai.

"Kepri sampai sekarang mampu mengendalikan penularan COVID-19, salah satunya disebabkan kekebalan tubuh masyarakat meningkat sehingga tidak bergejala atau gejala ringan seandainya tertular virus itu sehingga mudah sembuh," ucapnya.

Jumlah kasus aktif di Kepri tinggal lima orang, tersebar di Batam sebanyak tiga orang dan Kabupaten Karimun dua orang.

Baca juga:
Kepri raih penghargaan penyelenggara KIP terbaik


Gubernur Kepri minta Kemenpan-RB tinjau ulang kebijakan penghapusan honorer


"Tidak ada kasus baru hari ini," ungkapnya.

Lima kabupaten dan kota di Kepri, yakni Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, Kabupaten Natuna, Kabupaten Anambas dan Tanjungpinang nihil kasus aktif COVID-19. Satgas Penanganan COVID-19 RI menetapkan Lingga dan Anambas sebagai Zona Hijau.

Lima daerah lainnya di Kepri, yakni Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kota Batam, Tanjungpinang dan Kabupaten Natuna masih berstatus sebagai Zona Kuning atau risiko penularan rendah.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026